News

Polisi Tegur Pemda Karangasem, Bali Karena Ulah Oknum Turis Rusia

Polisi Tegur Pemda Karangasem, Bali Karena Ulah Oknum Turis Rusia

AKBP Ni Nyoman Suartini, Kapolres Karangasem melakukan teguran kepada pemerintah daerah Karangasem karena adanya aktivitas masyarakat di Pelabuhan Tanah Ampo, Bali. Teguran tersebut karena aksi turis asal Rusia yang menceburkan diri bersama motor yang dikendarainya ke laut.

“Memang saya kemarin negur ke pemerintah daerah karena statusnya kan pelabuhannya itu sudah ditutup ya, karena memang dulu pelabuhan untuk kapal pesiar, jadi sudah lama tidak operasional lagi. Kok banyak aktivitas masyarakat di sana,” jelas Suartini seperti yang dikutip dari Detikcom, Senin (14/12/2020).

Saat ini polisi telah melakukan penelusuruan terhadap kedua turis dalam video tersebut. Menurut Suartini, Pelabuhan yang terletak di Karangasem ini sudah tutup dan tidak beroperasi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di pelabuhan itu. Dan Polisi kini akan melakukan rapat koordinasi bersama pemda setempat.

Lihat Juga: Wisata ke Bali dan Lombok Tidak se Mahal Yang Anda Kira

“Sebenarnya kan tidak boleh (ada aktivitas) ya kan. Kalau memang sudah ditutup, tidak boleh. Kemarin saya juga sudah menegur pemerintah daerah, hari ini mau dirapatkan terkait kegiatan tersebut,” lanjut Suartini.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan sebuah video dari sepasang turis Rusia di Bali yang menceburkan diri ke laut bersama motornya. Akun instagram kedua turis tersebut adalah @sergey_kosenko dan @alina_oshutinskaya. Mereka mengunggah sebuah video tengah berboncongen dengan sepeda motor berplat polisi DK yang mengarah ke pantai.

Sergey terlihat memakai celana berwarna putih dan baju berlengan pendek, sedangkan Alina berbikini. Bukannya direm, mereka malah nekat nyebur ke air dan sepeda motor yang dikendarainya dibiarkan ikut tersebut ke laut.

Lihat Juga: 10 Tempat Makan Halal dan Murah di Bali

Setelah nyebur, mereka juga terlihat tertawa, sedangkan sepeda motornya dibiarkan tenggelam. Aksinya tersebut dinilai konyol dan dapat mencemari lingkungan. Aksi kedua turis di Pelabuhan Anpo, Karangasem pada Kamis (10/12) lalu ini mendapat banyak kecaman netizen. Banyak pihak juga menilai aksinya ini merusak ekosistem laut Bali.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top