News

Polri Selidiki Oknum Imigrasi Terkait Perdagangan Orang

Kombes Umar Surya Fana selaku Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum mengatakan dirinya siap untuk menyeret tersangka lainnya dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang ‘TPPO’.

Selain itu penyidik tengah melakukan penyelidikan kepada pihak imigrasi yang diduga kuat bekerjasama dengan para pelaku TPPO.

“Kita sedang melakukan penyelidikan juga pada pihak imigrasi,” ujar Umar(1/8).

Umar menambahkan bahwa oknum imigrasi yang diduga terlibat kasus TPPO yang telah membantu pembuatan dokumen palsu yang diminta oleh Vio dan Rendi dalam kasus perdagangan orang ke Malaysia.

“Modusnya adalah menggunakan paspor yang hilang yang harusnya sudah tidak digunakan. Ini kerja sama dengan oknum imigrasi, kita lakukan penyelidikan,” ucapnya.

Pemalsuan dokumen tersebut hanya foto korban saja yang asli, selebihnya tidak. Dalam pemalsuan dokumen tersebut dikenakan biaya sebesar Rp.800.000,-.

“Nanti, minggu ini kita panggil oknum imigrasi DKI untuk dilakukan pendalaman. Kalau memang terbukti ada kerjasama di situ, dari hasil korban dan tersangka yang kita dapat sudah jelas ada kerjasamanya akan kita dalami lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya sudah ada satu tersangka dari pihak imigrasi yang bernama Sarip dan telah diamankan oleh kepolisian.

Selanjutnya dari penagkapan Sarip di Gedung Imigrasi dilanjutkan dengan menggeledah rumah kontrakan Sarip di Cipondo, Tangerang.

Dari rumah kontrakan Sarip telah ditemukan barang bukti yaitu, empat bundle berkas permohonan paspor kantor imigrasi, fotokopi legalisasi dokumen berupa KK, KTP, Akta kelahiran dan nama korban.

“Dokumen permohonan paspor tersebut harusnya tersimpan di arsip kantor imigrasi. Ini yang kami tindak lanjuti,” ucap Umar.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top