News

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Ganti dengan Kebijakan Baru

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Ganti dengan Kebijakan Baru

PPKM level 3 Nataru batal diterapkan di seluruh wilayah. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga sebagai Kooridinator Penanganan PPKM Jawa-Bali.

Luhut menuturkan, keputusan tersebut diambil atas dasar capaian vaksinasi dosis pertama di jawa-Bali yang telah mencapai 76% dan dosis kedua yang sudah mendekati 56%. Walaupun penerapan PPKM Level 3 Nataru batal, namun tetap mengikuti asesmen kondisi pandemi saat ini, namun dengan sejumlah pengetatan

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, utamanya di perbatasan bagi penumpang dari luar negeri. Tapi kebijakan PPKM di saat Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan dibarengi kegiatan testing dan tracing yang tetap digencarkan,” tuturnya, mengutip Kompas.com, Selasa (7/12/2021).

Lihat Juga: 5 Rekomendasi Aktivitas di Rumah Saat Libur Nataru

Karena PPKM level 3 Nataru batal, pemerintah membuat kebijakan yang lebih seimbang sebagai gantinya. Melansir situs resmi maritim.go.id, Luhut Binsar Pandjaitan menekankan, aturan PPKM di masa Nataru akan dilaksanakan dengan lebih seimbang. Selain itu penerapan di seluruh wilayah Indonesia juga tak disamaratakan.

“Pemerintah memutuskan untuk tak akan memberlakukan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 pada periode Nataru terhadap seluruh wilayah,” terang Luhut. 

Sebagai gantinya, level PPKM selama Nataru akan diterapkan mengikuti asesmen kondisi pandemi sesuai dengan yang berlaku saat ini. Namun dengan diikuti sejumlah pengetatan.

Dalam pemaparannya, Luhut menjelaskan, pertimbangan pengambilan keputusan ini didasari oleh penanganan COVID-19 di Indonesia yang memperlihatkan perbaikan yang signifikan serta terkendali.

Lihat Juga: Kenali Varian Baru COVID-19 B.1.1.529 yang Lebih Bahaya dari Varian Delta

“Indonesia sejauh ini sukses menurunkan angka kasus positif Covid-19 harian dengan stabil di bawah angka 400 kasus. Kasus aktif dan jumlah yang dirawat di rumah sakit memperlihatkan tren penurunan dalam beberapa hari ke belakang,” urainya.

Walau PPKM level 3 Nataru batal, namun Menko Marves menegaskan bahwa seluruh pihak tetap perlu mewaspadai kenaikan kasus. Terutama setelah munculnya varian COVID-19 Omicron yang telah terkonfirmasi di sejumlah negara.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top