News

Soal Taruhan Alphard, Relawan Anies Sebut Hasan Nasbi Frustasi

Soal Taruhan Alphard, Relawan Anies Sebut Hasan Nasbi Frustasi

Relawan Anies menanggapi pernyataan founder lembaga survei Cyrus Network Hasan Nasbi yang berani taruhan mobil Alphard karena yakin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bisa nyapres. Kata relawan Anies, Hasan Nasbi sedang frustasi.

“Tampaknya makin banyak lembaga survei atau konsultan politik yang frustasi melihat kondisi politik terkait Anies Rasyid Baswedan. Terbaru, Hasan Nasbi mempertontonkan rasa frustasinya dengan kenekatannya bertaruh Alphard demi kegagalan Anies dicapreskan. Padahal, argumentasi yang disampaikan sangat lemah,” papar Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies Pusat Muhammad Ramli Rahim, Jumat (24/6/2022).

Menurut Ramli, Hasan Nasbi gagal dalam mengecap Anies Baswedan memainkan politik identitas. Ramli menegaskan selama memimpin DKI Jakarta, Anies tidak pernah melakukan itu.

“Salah satu kekecewaan Hasan nasbi adalah gagalnya menancapkan label ‘politik identitas’ kepada Anies Baswedan. Mereka berharap, saat Anies memimpin DKI, politik identitas yang disematkan ke Anies itu akan semakin kuat. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, puluhan pendeta malah secara terbuka memuji kepemimpinan dan keberpihakan Anies Baswedan kepada mereka,” jelas dia.

Ramli mengklaim Anies telah diidolakan banyak orang sebelum menjadi pejabat. Menurut dia, Hasan Nasbi juga akan kecewa terhadap popularitas Gubernur DKI Jakarta itu.

“Terkait masa jabatan Anies yang berakhir Oktober 2022, lagi-lagi Hasan nasbi akan kecewa karena Anies berbeda dengan para pejabat lain. Bedanya, karena jauh sebelum Anies jadi pejabat, Anies sudah menjadi idola dan selalu begitu sulit meninggalkan forum karena melayani rebutan jabat tangan dan foto-foto,” tambahnya.

Alasan Hasan Nasbi Berani Taruhan Alphard

Sebelumnya, founder lembaga survei Cyrus Network Hasan Nasbi meyakini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan bisa menjadi calon presiden 2024. Hasan bahkan berani taruhan mobil Alphard terkait pernyataannya itu.

“Kalau (Anies) maju jadi capres berat, dari semua sisi, kalkulasi matematikanya sudah susah. Tapi kalau (Anies) mau jadi cawapres masih terbuka. Taruhan boleh, taruhan Alphard juga boleh,” kata Hasan, Jumat (24/6/2022).

Hasan membeberkan tiga alasan mengapa Anies tidak akan bisa menjadi capres 2024. Pertama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menunjukkan gestur dukungan terhadap Anies.

Kedua, Hasan menyinggung soal politik identitas. Menurut dia, hal itu akan menjadi hambatan bagi Anies. Ketiga, masyarakat Indonesia dinilai masih feudal. Menurut dia, saat ini banyak warna yang datang ke Anies karena statusnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Tapi begitu tidak punya jabatan, jangankan mau keliling-keliling bertemu konstituen, nyari teman foto saja sudah, nyari teman ngopi juga mulai susah. Ajudan yang biasanya menyiapkan segala macam sudah nggak ada,” tegasnya.

Kata PKS, Taruhan itu Tidak Baik

Di sisi lain, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi pernyataan Hasan Nasbi yang berani taruhan mobil Alphard bahwa Anies Baswedan tidak akan bisa nyapres di 2024. Mardani mengingatkan taruhan itu tidak baik.

“Pendapat boleh saja. Tapi bab taruhan tidak baik,” kata Mardani, Jumat (24/6/2022).

Mardani mengatakan Anies memiliki elektabilitas yang bagus. Dia juga memastikan Anies tidak memainkan politik identitas.

“Mas Anies punya survei yang bagus. Untuk politik identitas, justru lima tahun kepemimpinan mas Anies terjadi harmoni antar umat beragama,” tegasnya.

Petinggi PKS itu menegaskan perihal Pilpres 2024 masih sangat dinamis. Dia sekali mengingatkan agar tidak ada unsur taruhan dalam menyikapi hal itu.

“Pilpres 2024 masih sangat dinamis. Nggak usah ada unsur taruhan. Masa Anies punya peluang. Sama seperti yang lain,” sambungnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top