News

Resmi! Jokowi Lakukan Reshuffle Kabinet, Lantik 2 Menteri dan 3 Wamen

Reshuffle Kabinet

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik dua menteri dan tiga wakil Menteri pada reshuffle kabinet hari ini, Rabu (15/6/2022). Diketahui salah satu yang dilantik Jokowi adalah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kader PSI tersebut ialah Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni yang dilantik sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian penggalan sumpah yang dibacakan presiden dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.

Selain Antoni, dua nama wakil Menteri lainnya yang dilantik Jokowi adalah Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Lihat Juga: Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet, Jokowi Panggil Sejumlah Menteri dan Tokoh ke Istana

Bukan itu saja, dalam reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Jokowi juga melantik dua menteri. Keduanya yaitu ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan dan Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto menjadi Menteri ATR/BPN.

Sebelumnya, pada Selasa (14/6/2022) Jokowi telah memanggil sejumlah menteri dan tokoh ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Secara bergiliran, para tokoh tersebut bertemu secara tertutup dengan Jokowi.

Sejumlah tokoh yang hadir tersebut yakni ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto.

Hadir pula Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Pramono Anung: Reshuffle Kabinet Tidak Terjadi Tiba-tiba

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan reshuffle kabinet hari ini bukan sesuatu yang terjadi secara mendadak. Ia menuturkan Presiden Jokowi perlu penyegaran kinerja di pemerintahannya.

“Pertama tentunya reshuffle ini dilakukan bukan hal yang tiba-tiba. Dengan pemikiran yang sudah cukup matang dan diskusi yang panjang, presiden memang memerlukan semacam refreshing dari beberapa menteri dan wakil menteri,” ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/6/2022).

Lihat Juga: Isu Reshuffle 15 Juni Menguat, Istana Beri Jawaban: Presiden Lebih Tahu Kebutuhan Kabinet

Menurut dia, Jokowi menilai saat ini adalah momen yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet. Pramono berharap dua menteri dan tiga wakil menteri yang dilantik ini bisa membantu kinerja pemerintah.

“Sekaligus mudah-mudahan ini akan memperkuat kabinet yang ada,” tambahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

15 + 11 =

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top