News

Reuni 212 Rencana Digelar di Patung Kuda, Ini Kata Wagub DKI

Reuni 212 Rencana Digelar di Patung Kuda, Ini Kata Wagub DKI

PA 212 rencana menggelar kegiatan Reuni 212 di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi rencana tersebut.

Riza menegaskan pihaknya tidak akan mencampuri rencana Reuni 212 jika digelar di Patung Kuda. Dia meminta pihak PA 212 meminta izin gelaran tersebut ke Polda Metro Jaya.

“Kalau di Monas, izin tempatnya sama kami (Pemprov DKI). Kalau di Patung Kuda, izin keramaiannya itu kan harus ke Polda Metro Jaya. Silakan sampaikan saja ke Polda Metro Jaya. Apa respons jawaban yang bijak dari Polda Metro, saya tidak mencampuri,” kata Riza, Selasa (23/12/2021).

Riza menyebut setiap warga negara memang memiliki hak membuat kegiatan, termasuk menyampaikan aspirasi. Akan tetapi, politikus Partai Gerindra itu meminta pihak PA 212 kembali mempertimbangkan kegiatan Reuni 212 karena akan berdampak pada kerumunan.

“Di satu sisi, memang menjadi hak warga negara bangsa untuk menyampaikan aspirasinya, membuat kegiatan-kegiatan. Namun demikian, saya menyampaikan karena ini masih masa pandemi Covid-19, belum selesai, kita masih berjuang. Harapan saya, seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu mohon diperhatikan dan dipertimbangkan,” tegas Riza.

Riza menekankan Reuni 212 akan berdampak pada kerumunan massa. Hal itu, lanjut dia, sangat mungkin akan memunculkan kluster penyebaran Covid-19.

“Apalagi kegiatan tersebut pasti melibatkan jumlah massa yang sangat besar, sangat banyak. Dikhawatirkan nanti terjadi interaksi kerumunan menimbulkan penyebaran Covid. Padahal, kita di Jakarta sudah memasuki level 1,” sambungnya.

Novel Benarkan Rencana Reuni 212 di Patung Kuda

Sebelumnya, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin membenarkan adanya rencana gelaran Reuni 212 di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Novel mengatakan pihaknya masih mengurus proses perizinan dan akan menyampaikan hasilnya jika sudah dirilis.

“Benar. (panitia PA 212) masih (mengurus) proses perizinan. Nanti kalau sudah ada hasilnya, kami akan berikan rilis resminya,” kata Novel, Selasa (23/11/2021).

Novel mengatakan panitia Reuni 212 akan mengundung sejumlah tokoh dari kalangan ulama dan habaib serta aktivis lintas agama. Dan, juga turut mengundang masyarakat secara umum.

“Seperti biasa, (mengundang) para ulama dan habaib serta tokoh dan aktivis lintas agama serta rakyat Indonesia tentunya,” sambung Wasekjen PA 212 itu.

Polri Wanti-wanti Sebaran Covid-19

Belum lama ini, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo merespons rencana gelaran Reuni 212. Dedi mengingatkan pentingnya meniminalisir sebaran Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan secara disiplin.

“Pada prinsipnya Polda (Metro Jaya) siap laksanakan pengamanan dan antisipasi kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan klaster-klaster Covid-19. Karena, sesuai imbauan pemerintah, semua pihak harus waspada dan tetap jaga prokes guna meminimalkan sebaran Covid-19,” papar Dedi, belum lama ini.

Dedi mengatakan Polda Metro Jaya memiliki kewenangan terkait perizinan kegiatan Reuni 212 di tengah pandemi ini. Dia menegaskan pihaknya akan berkomunikasi langsung dengan pihak PA 212.

“Nanti Polda Metro Jaya yang akan mengomunikasikan dengan pihak yang akan mengirimkan surat (yang) memberitahukan kegiatan tersebut. itu (izin) Polda (Metro Jaya) yang punya kewenangan mengasesmen,” sambungnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak dari PA 212 memastikan akan menggelar Reuni 212 pada Desember 2021. Pihak PA 212 sepertinya tidak akan menggelar Reuni 212 di Monas sebagaimana biasanya karena lokasi tersebut belum dibuka untuk kegiatan umum. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar, belum lama ini.

“Untuk kegiatan Reuni 212 Desember nanti, Insya Allah akan tetap digelar walaupun kita tahu bahwa Monas belum dibuka untuk umum,” terang Bernard.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top