News

Rusia Umumkan Gencatan Senjata di Dua Kota untuk Beri Kesempatan Warga Mengungsi

Rusia Umumkan Gencatan Senjata di Dua Kota untuk Beri Kesempatan Warga Mengungsi

Kementerian Pertahanan Rusia umumkan gencatan senjata di dua kota Ukraina yaitu Mariupol dan Volnovkha, Sabtu (5/2/2022). Gencatan senjata tersebut diumumkan untuk memberikan kesempatan bagi warga di dua kota yang tengah terkepung itu untuk mengungsi.

"Hari ini, 5 Maret, mulai pukul 10 pagi waktu Moskow, pihak Rusia menyatakan gencatan senjata dan membuka koridor kemanusiaan untuk keluarnya warga sipil dari Mariupol dan Volnovakha," ujarnya, mengutip AFP, Sabtu (5/3/2022).

Pernyataan tersebut diumumkan setelah Wali Kota Mariupol, Vadim Boychenko, menyampaikan bahwa kota tersebut berada di bawah blokade militer Rusia usai berhari-hari menghadapi serangan.

Lihat Juga: Sejarah Konflik Rusia vs Ukraina yang Kini Makin Memanas

Bahkan, kota Mariupol selama berhari-hari telah gelap gulita karena pasukan Rusia memutus aliran listrik, air, transportasi, makanan hingga pemanas di tengah musim dingin ini.

Sejak invasi terhadap Ukraina pada 24 Februari, sejumlah kota telah diserang hingga menewaskan ratusan warga sipil. Bahkan sebelum Rusia umumkan gencatan senjata, pasukan mereka telah menyerang pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

Rusia Umumkan Gencatan Senjata, Brazil-UEA Siap Tampung Pengungsi

Saat ini tercatat ada 1,2 juta orang mengungsi dari Ukraina. Lebih dari setengahnya atau 650.000 mengungsi ke negara tetangga, yaitu Polandia.

Presiden Brazil Jair Bolsonaro meneken perintah eksekutif untuk mengizinkan warga negara Ukraina dan orang-orang tanpa kewarganegaraan yang terlantar karena serangan Rusia untuk tinggal maupun bekerja di negaranya.

Mereka diizinkan tinggal dan bekerja di Brazil dengan menggunakan visa kemanusiaan melalui perintah yang dikeluarkan pada, Kamis (3/3/2022) itu.

Kemudian, pemohon bisa mengajukan permohonan izin tinggal permanen. Menurut perintah tersebut, pemohon bisa mengajukan visa hingga 31 Agustus 2022.

Walau begitu, Bolsonaro menyampaikan bahwa pemerintahannya netral sejak perang Rusia dan Ukraina pecah. Ia menghindari pemberian sanksi kepada Rusia denga alasan Brazil memilih posisi tidak memihak.

Lihat Juga: Rusia Serang Ukraina, Infrastruktur Militer dan Penjaga Perbatasan Diserbu

Uni Emirat Arab (UEA) juga menawarkan warga Ukraina yang datang sebelum 3 Maret 2022 untuk tinggal di negara itu sampai satu tahun tanpa dijatuhi denda. Mereka yang tiba setelah tanggal 3 Maret 2022 bakal mengantongi akses bebas visa untuk 30 hari, seperti aturan sebelumnya.

Setelah Rusia umumkan gencatan senjata, kini para relawan dan layanan darurat pun bekerja cepat untuk mengevakuasi warga.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top