News

Saksi Ahli : Pilih Pemimpin Kalau Sekadar Beda Agama Tidak Masalah

Saksi Ahli : Pilih Pemimpin Kalau Sekadar Beda Agama Tidak Masalah

Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan penistaan agama menghadirkan Rais Syuriah PBNU, KH Masdar Farid Mas’udi sebagai saksi ahli agama pada Rabu (29/3).

KH Masdar berkata bahwa dalam menafsirkan surat Al-Maidah Ayat 51 tidak dapat dipisahkan dengan surat Al-Mumtahanah Ayat 8. Mengapa?, karena Surat Al-Mumtahanah ayat 8 memperjelas surat Al-Maidah ayat 51 terkait dengan kriteria pemimpin non Muslim yang tidak boleh dipilih.

“Surat Al-Mumtahanah ayat 8 dijelaskan bahwa yang tidak boleh dipilih sebagai pemimpin adalah orang non-Muslim yang memerangi kamu dan mengusir kamu dari negeri kamu. Kalau sekadar beda agama tidak masalah,” kata KH Masdar.

Artinya seorang non muslim dapat menjadi pemimpin disuatu negara. Pasalnya Indonesia merupakan negara berbangsa bukan negara Islam. Jadi, setiap orang Indonesia berhak mendapatkan keadilan dan kesetaraan tanpa membeda-bedakan etnis, termasuk menjadi seorang pemimpin selama bisa bersikap adil.

KH Masdar menambahkan, Dalam hukum Fiqih, kemaslahatan politik memperlakukan secara sama semua manusia apapun keyakinan yang dianutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top