News

Drama Lanjutan Ferdy Sambo: Sama-sama Jadi Tersangka, Bripka RR dan Bharada E Serang Balik Sambo

Ferdy Sambo

Sudah Sama-sama Berbaju Oranye, Bripka RR dan Bharada E kini serang balik Ferdy Sambo, mereka berani mengatakan bahwa Sambo sempat melakukan tindakan keji sebelum habisi Brigadir J.

Sudah Sama-sama Berbaju Oranye, Bripka RR dan Bharada E kini serang balik Ferdy Sambo, mereka berani mengatakan bahwa Sambo sempat melakukan tindakan keji sebelum habisi Brigadir J.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan asisten rumah tangga Kuat Ma’ruf, serta istri Sambo bernama Putri Candrawathi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sementara Putri masih menunggu pemeriksaan selanjutnya.

Diawali Bharada E yang melawan Ferdy Sambo

Sebelumnya, Bharada E telah lebih dulu mengajukan justice collaborator. Hal itulah yang membuat kasus pembunuhan Brigadir J menjadi terang benderang. Bharada E mencabut pengakuan awal adanya baku tembak.

Diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hasil penyelidikan timses menyatakan, tidak ada peristiwa tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Menurut dia, penembakan diskenariokan Ferdy Sambo.

“Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal,” kata Sigit saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8).

Sigit mengatakan, Timsus menemukan fakta bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Brigadir J. Untuk membuat seolah telah terjadi tembak menembak, kata Kapolri, Irjen Ferdy Sambo melakukan penembakan dengan senjata milik J, berkali-kali.

“Terkesan telah terjadi tembak menembak. Terkait apakah FS menyuruh atau terlibat langsung, tim melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak terkait,” kata dia.

Oleh sebab itu, Tim telah menetapkan Bharada RE, RR, dan KM sebagai tersangka. Kemudian, “Timsus juga memutuskan menetapkan FS tersangka,” kata dia.

Bripka RR Berbalik Lawan Ferdy Sambo

Pengacara Bripka RR Erman Umar mengatakan kliennya mula-mula senada dengan sang atasan dan menyatakan Brigadir J tewas di rumah dinas Sambo karena terlibat baku tembak dengan Bharada E.

Bripka RR tidak mengambil opsi menjadi JC. Lantaran pada saat awal ditetapkan sebagai tersangka, Bripka RR masih menutup-nutupi kejadian yang diketahuinya.

Lebih lanjut Erman mengatakan, pihak keluarga kemudian mengambil inisiatif dan meminta tolong kepada kuasa hukum untuk mencari cara agar Bripka RR mau berbicara terus terang.

“Tapi sebelumnya, setelah JC dan keluarga adiknya. Kalau kamu tidak bicara benar, nama baik bapak kamu yang juga polisi bisa tidak benar. Ingat anak kamu, bagaimanapun anak kamu, mau apa pembunuh atau apa,” bebernya

“Itu dia mulai menangis, mulai itu sudah terbuka. Tambah lagi saya masuk, saya siapin, surat JC. Terakhir dia bilang, ya kalau dulu kan saya belum terbuka. Tetapi, saya bilang gini kalau kamu suatu saat terancam ya bisa saja diubah dicabut keterangan kamu di pengadilan,” tambah dia.

Erman menilai pengajuan JC untuk saat ini akan disiapkan apabila kliennya merasa terancam. Sementara, Bripka RR sudah terbuka akan kasus pembunuhan Brigadir J dan dalam kondisi aman.

Baca juga: Ferdy Sambo Dipecat Polri, Hukuman Pidana Pun Menanti

Jalani Lie Detector

Keduanya telah menjalani serangkaian pemeriksaan tes poligraf atau uji kebohongan. Dalam pemeriksaan dengan alat lie detector itu, penyidik akan mendalami konstruksi peristiwa yang terjadi di rumah dinas Sambo.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi sebelumnya menyatakan penyidik hanya memberikan pertanyaan kunci lewat tes poligraf dengan alat lie detector.

Andi mengungkap pertanyaan itu akan berbeda dengan isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para tersangka. Selain itu, ia menyebut pertanyaan yang dilayangkan kepada para tersangka juga berbeda-beda, sesuai dengan perannya masing-masing.

Adapun hasil sementara tes poligraf yang telah dilakukan terhadap Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf tidak terindikasi adanya kebohongan.

“Barusan saya dapat hasil sementara uji Polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya ‘No Deception Indicated’ alias Jujur,” terang Andi dalam keterangan tertulis.

Terbaru dari Drama Sambo: Sama-sama Berbaju Oranye, Bripka RR dan Bharada E Lakukan Serangan Balik

Loyalis Ferdy Sambo Mulai Berguguran

Loyalis Ferdy Sambo mulai satu persatu berguguran. Terbaru AKBP Jerry Raymond Siagian. Bisa dibilang Karir AKBP Jerry Raymond Siagian sebagai anggota Polri tamat. Ini setelah Komisi Kode Etik Polri menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Jabatan terakhir yang ditempati Jerry Raymond Siagian sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Reskrimum) Polda Metro Jaya. 

Dalam Sidang Komisi Etik Polri (KKEP) Jerry Raymond Siagian terbukti bersalah dengan perbuatan tercela. Ia pun harus menjalani sanksi administratif. Selama 29 hari mulai tanggal 11 Agustus sampai 9 September harus menempati sel Rutan Mako Brimob.

“Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” jelas Ketua Majelis Sidang Kombes Rachmat Pamuji dalam sidang etik yang disiarkan secara live Polri TV.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top