News

Satgas Kritik Anggota DPR Tolak Isolasi Usai dari LN

Satgas Kritik Anggota DPR Tolak Isolasi Usai dari LN

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Hery Trianto mengkritik anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus yang menolak isolasi usai dari luar negeri (LN). Hery menyayangkan Guspardi justru hadir di rapat Komisi I DPR RI yang semestinya melakukan isolasi.

“Jelas menyayangkan bila itu benar yang terjadi. Semestinya para pemimpin memberikan teladan dan patuh menjalankan protokol kesehatan,” kata Hery, Kamis (1/7/2021).

Hery menegaskan aturan tentang karantina bagi orang yang baru datang dari luar negeri tertuang dalam SE Kasatgas nomor 8 tahun 2021. SE Kasatgas yang berisi tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi (COVID) itu mengatur orang yang baru datang dari luar negeri harus melakukan isolasi dan tes swat PCR.

“Iya, aturan dalam SE Kasatgas soal pelaku perjalanan internasional memang begitu. Ada kewajiban melakukan karantina dan dua kali tes PCR,” tegasnya.

PAN Minta Maaf dan Tegur Guspardi Gaus

Menanggapi kejadian itu, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegur rekannya Guspardi Gaus untuk mengikuti aturan yang berlaku. Saleh menegaskan aturan yang telah ditetapkan, seperti yang termuat dalam SE Kasatgas, harus ditaati semua orang, termasuk Guspardi Gaus.

“Apapun ceritanya, tentu seluruh aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, siapa pun orangnya harus ditaati. Aturan itu kan sebetulnya pun untuk menjamin kenyamanan dan ketertiban. Saya kira pak Guspardi Gaus tentu harus mengikuti aturan itu juga,” kata Saleh, Kamis (2/7/2021).

Saleh mengaku telah menghubungi Guspardi untuk meminta penjelasan darinya terkait ‘ogah’ melakukan isolasi setelah dari luar negeri dan mengikuti rapat Komisi I DPR RI. Dia meminta maaf atas kejadian itu dan meminta rekannya itu melakukan isolasi.

“Saya secara pribadi sudah telepon dan menanyakan sebetulnya apa yang terjadi, dia menjelaskan ‘maksudnya saya sebetulnya baik’. Tetapi kana pa yang dia sampaikan disorot dan dimaknai berbeda oleh masyarakat. Karena itu, saya kira kita harus gentlemen mengatakan ya meminta maaf kepada masyarakat terkait dengan itu. Dan, kami meminta kepada pak Guspardi Gaus untuk segera melakukan isolasi,” tegasnya.

Anggota DPR Tolak Isolasi Usai dari LN

Sebelumnya, anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus menolak untuk melakukan isolasi mandiri setelah pulang dari luar negeri. Guspardi justru mengikuti rapat Pansus RUU Otsus Papua secara fisik.

“Saya baru datang dari Kyrgystan, saya cemas juga semalam, mau diinapkan di hotel dan memang cara-cara yang dilakukan tidak baik oleh Departemen Kesehatan. Harusnya yang dikarantina itu adalah orang-orang yang tinggal di luar negeri,” kata Guspardi dala rapat tersebut, Kamis (1/7/2021).

“Jadi diperlakukan tidak baik, karena apa? Saya ingin hadir pada kegiatan ini, jadi mohon maaf kalau seandainya saya terlambat,” sambungnya.

Sementara itu, Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menyebut wajar jika Guspardi Gaus mendapatkan kritikan dari anggota pansus lainnya. Mengingat, kader PAN itu semestinya mengikuti aturan yang berlaku, yakni melakukan isolasi.

“Kritikan sebagian anggota pansus kepada saudaraku, Guspardi Gaus, pada rapat hari ini cukup beralasan,” kata Wakil Ketua MKD Habiburokhman.

Habiburokhman menegaskan pihaknya akan melayangkan surat ke pimpinan DPR untuk mengubah mekanisme rapat di DPR agar sepenuhnya dilakukan secara virtual. Dengan cara ini, lanjut dia, anggota DPR tidak akan khawatir terpapar Covid-19.

“Agar situasi seperti ini tidak terulang, MKD DPR RI akan bersurat kepada pimpinan DPR agar mengubah ketentuan soal rapat agar bisa sepenuhnya virtual. Dengan demikian kita tidak khawatir terpapar Covid-19 dan rapat-rapat masih bisa terlaksana,” ungkapnya.

To Top