News

SBY Cerita Kemiskinan Turun di Eranya, PDIP Ungkit Kepemimpinan Jokowi

SBY Cerita Kemiskinan Turun di Eranya, PDIP Ungkit Kepemimpinan Jokowi

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan kemiskinan dan pengangguran turun dan pertumbuhan ekonomi meningkat di era kepemimpinannya. Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengakui klaim petinggi Partai Demokrat itu.

“Betul. Dari 10 tahun pemerintahannya kesulitan terutama terjadi 2013-2014 ketika AS melakukan kebijakan normalisasi fiskal dan moneternya. Pak SBY menikmati tahun-tahun kenaikan harga komoditas ekspor dan ekonomi dunia yang relatif stabil,” jelas Hendrawan, Jumat (11/6/2021).

Hendrawan kemudian mengungkit kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam hal pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Dia menyebut pada periode pertama, pemerintahan Jokowi juga mampu menurunkan kemiskinan dan pengangguran.

“Namun sesungguhnya angka kemiskinan dan pengangguran juga turun di masa Jokowi jilid 1. Bahkan indeks ketimpangan juga turun,” paparnya.

Namun, Hendrawan tidak menampik dampak pandemi Covid-19 yang luar biasa terhadap perekonomian negara. Politikus PDIP itu bahkan enyebut Nawacita kini hanya menjadi dokumen cita-cita.

“Namun, di (kepemimpinan) Jokowi jilid 2, tiba-tiba kita digebuk pagebluk Covid-19, terus ada resesi, terjadi badai yang sempurna. Semua rencana berubah. Nawacita hanya menjadi dokumen cita-cita,” tegas dia.

Hendrawan menyebut tidak ada salahnya SBY membanggakan pencapaian di era kepemimpinannya. Namun, dia mengingatkan di balik hal yang membanggakan pasti juga ada kekurangan.

“Mengenang prestasi masa lalu, tidak salah, tidak menimbulkan masalah. Setiap periode kepemimpinan memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing,” tambah Hendrawan.

Gerindra: Beliau Berhak Banggakan Kepemimpinannya

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman juga tidak mempersoalkan klaim SBY yang menyebut kemiskinan dan pengangguran turun dan pertumbuhan ekonomi meningkat di era kepemimpinannya. Habiburokhman menyebut SBY berhak membanggakan era kepemimpinannya sendiri.

“Silakan saja beliau mengklaim begitu. Beliau berhak membanggakan masa kepemimpinan beliau sendiri,” kata Habiburokhman.

Habiburokhman mengatakan pihaknya selalu menghargai siapa saja yang menjadi Presiden Indonesia, termasuk SBY. Dia meyakini setiap pemimpin pasti memberikan kontribusi yang terbaik untuk Tanah Air.

“Meskipun saat itu kami (Gerindra) oposisi, tapi Gerindra selalu menghargai setiap pemimpin yang pernah menjabat, termasuk pak SBY. Kami yakin semua pemimpin berupaya melakukan yang terbaik untuk bangsa ini,” tegas politikus Gerindra itu.

SBY Cerita Kemiskinan Turun di Eranya

Sebelumnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membanggakan era kepemimpinannya yang berhasil menurunkan kemiskinan dan pengangguran. SBY menyebut pencapaiannya itu berawal dari pemikirannya yang tertuang dalam disertasinya.

“Saya masih ingat disertasi yang saya tulis, saya persiapkan adalah judulnya, atau temanya, ‘Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Mengurangi Kemiskinan dan Pengangguran dengan Menggalakkan Pembangunan Pertanian Perdesaan dan Infrastruktur dari Sisi Ekonomi Politik Kebijakan Fiskal’. Itu dulu saya sampaikan,” kata SBY.

SBY menyebut pemikirannya yang tertuang dalam disertasinya itu menjadi dasar penting dalam pembuatan kebijakan ekonomi di era kepemimpinannya. Alhasil, kata dia, kebijakan ekonomi yang ia bangun pro rakyat.

“Kandungan dari disertasi saya itu akhirnya selama 10 tahun menjadi elemen utama dari kebijakan ekonomi Indonesia. Semua tahu kebijakan ekonomi yang saya jalankan yaitu kebijakan dan strategi pembangunan ekonomi pro pertumbuhan, pro pengurangan pengangguran, pro pengurangan kemiskinan dan pro pemeliharaan lingkungan, terangnya.

Petinggi Partai Demokrat itu lantas mengklaim pengangguran hingga kemiskinan berhasil diturunkan di era kepemimpinannya. Bahkan, kata dia, pertumbuhan ekonomi meningkat dengan baik.

“Dan, Alhamdulillah, sejarah membuktikan kalau dulu setelah selesai memimpin pengangguran kita drop, kemiskinan kita drop secara signifikan dan pertumbuhan meningkat dengan baik,” imbuhnya.

To Top