News

Seorang Pengusaha Diduga Gagahi 58 Anak Dibawah Umur

Portal Berita

Seorang pengusaha asal kediri, Jawa Timur yang diduga melakukan pecabulan sebanyak 58 anak perempuan dibawah umur. Kejadian tersebut ternyata sudah dilakukannya sejak 2013 lalu.

Tercatat dari Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia cabang kediri serta Perlindungan Anak dan Perempuan Brantas, yang ternyata pelaku adalah kontraktor bernama Sony Sandra alias koko. “Sampai saat ini baru ada lima anak yang kasusnya sudah diproses hukum,” ujar Jeanie Latumahina salah satu aktivis Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia cabang Kediri.

Jeannie menambahkan (16/5), “Dua dari lima anak yang kasusnya sudah ditangani Pengadilan Negeri Kota Kediri. Tiga korban lainnya masih dalam proses berkelanjutan di PN Kediri.”

Kelima anak yang masih berstatus pelajar SD dan SMP. Kelima korban tersebut berinisial FD, AK, A, I, dan K. Kasus pencabulan Anak dibawah umur ini terungkap ketika keluarga mencari korban ‘AK’ yang hilang dari rumah selama lima hari.

AK ditemukan di kawasan Simpang Lima Gumul, Kediri yang menurut pengakuannya telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan sony. Kejadian tersebut berlangsung disebuah hotel di Kediri, selain itu AK mengakui bahwa tidak hanya dirinya yang menjadi korban.

“Saat sebelum melakukan aksinya bersamaan dengan ketiga anak lainnya, keempat korban dipaksa minum pil yang dapat memberikan efek lemas, pusing, mual dan gemetar, ujar Jeannie.

Pelaku dan keempat korban berada di satu tempat kejadian. Selain itu para korban juga dipaksa menonton video pono saat itu.

Ternyata ada sebanyak 17 korban dari Sony yang kini telah diidentifikasi ole pihaknya. Dimana seluruh korban masih berusia dibawah umur.

Untuk kelima korban telah mendapatkan proses hukum, dan 12 korban lainnya masih belum diketahui keberadaannya. 12 korban tersebut diduga mendapat ancaman dari pelaku.

Habib Umar Alhamid selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Brantas mengatakan, “Pelaku dan anak buahnya mengncam keluarga. Seperti yang disuruh keluar dari kediri, dan ada juga diduga menerima uang tutup mulut dari pelaku.”

Ancaman yang terindikasi dari pesan singkat pelaku kepada orangtua korban, dimana korban dijanjikan uang sebesar Rp.60 Juta dan satu buah motor jika tidak melaporkan perbuatan pelaku kepada polisi.

Pihaknya juga menemukan 41 remaja lain yang menjadi korban Sony, Jadi seluruhnya berjumlah 58 orang remaja yang semua berasal dari kota Kediri.

Menurutnya, modus yang digunakan pelaku untuk menjerat korban melalui perantara dan remaja yang lebih dahulu menjadi korban. akan tetapi mayoritas korban semakin sulit dilacak karena diduga sudah dipaksa pergi keluar kota kediri. Karna kejadian ini sudah berlangsung sejak 2013 lalu.

Pelaku ‘SS’ dituntut 13 tahun penjara atas kasus pencabulan terhadap AK dan FD. Sementara itu untuk korban I, A, dan K, Sony terancam hukuman 14 tahun penjara.

Baca Juga : Pemerkosa 58 Anak merupakan kejahatan yang luar biasa

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top