News

Serangkaian dengan Foto Sebelumnya atau tidak, Gayus Tetap Melanggar Aturan

Portal Berita

Setelah sebelumnya foto selfie makan di restoran usai sidang cerai tersebar, kali ini terpidana penilapan pajak yang divonis hukuman 30 tahun penjara, Gayus Tambunan, terlihat tengah menyetir mobil lewat sebuah foto lainnya.

Foto yang diunggah di laman Kompasiana oleh akun bernama Tante Liza pada Jumat (9/10/2015) itu memperlihatkan Gayus tengah menyetir mobil dilengkapi dengan tulisan singkat yang menimbulkan beragam pertanyaan.

“Bapak-bapak ketua lapas maupun Pak Menteri pasti belum tau temuan ini. Lol. Napinya selain makan siang juga jalan-jalan nyetir mobil sendiri,” tulis pemilik Akun Tante Liza tersebut.

Foto itu memperlihatkan Gayus mengenakan topi biru seperti saat foto makan di restoran. Gayus juga mengenakan pakaian yang sama, yakni jaket hitam dengan motif lengan bergaris hitam-putih-merah yang nampak pula berada di samping kursi Gayus saat makan di restoran.

Selain itu, perempuan berkacamata dan berbaju coklat di samping bangku kemudi pun diduga perempuan yang sama seperti saat berada di restoran. Sepertinya foto Gayus menyetir mobil ini satu rangkaian dengan foto saat makan di restoran. Namun, Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Jawa Barat, I Wayan Sukerta mengatakan foto tersebut harus diperiksa lagi.

“Saya tidak bisa banyak berkomentar, kita harus lihat dulu fotonya untuk membedah kasusnya,” ujar Wayan.

Wayan juga mengatakan, saat pemeriksaan foto di restoran beberapa waktu lalu, pihaknya hanya melakukan konfirmasi dan merunut rute dan jam perjalanan pulang pergi dari Lapas Sukamiskin ke Jakarta Utara. Menurut Wayan, informasi lain seperti Gayus menyetir mobil sendiri itu tidak ada.

Sedangkan bila benar Gayus menyetir mobil, menurut Kepalda Divisi Permasyarkatan (Kadiv Pas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Agus Toyib, berarti Gayus telah melanggar aturan.

Menurut Toyib, warga binaan lapas yang keluar dari lapas karena ada kepentingan tertentu, harusnya dia akan diantar oleh mobil operasional lapas, dan bukan menyetir sendiri. “Jadi, yang menyetir mobil seharusnya petugas pengawal, bukan warga lapas yang bersangkutan. Karena posisi warga lapas itu tentunya berada dalam pengawalan,” ungkap Toyib.

Masih menurut Toyib, mobil yang digunakan untuk mengantar warga lapas terkait kepentingannya tersebut haruslah steril dari keberadaan orang lain. Orang lain tidak boleh bergabung di mobil operasional lapas seperti yang dilakukan perempuan di samping bangku kemudi tersebut.

“Kalaupun istri, anak atau keluarga lain dari warga lapas tersebut ingin ikut, harusnya mereka berada dalam mobil terpisah. Tidak boleh bergabung dengan mobil operasional,” terang Toyib lagi.

Seperti Wayan, Toyib pun mengaku belum tahu menahu tentang foto Gayus menyetir mobil itu. Toyib mengatakan saat pemeriksaan sebelumnya pihaknya hanya fokus pada pemeriksaan dan pengujian kebenaran foto Gayus makan di restoran tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top