News

Siapa Bambang Tri Mulyono? Yang Gugat Jokowi Soal Ijazah Palsu

Bambang Tri Mulyono

Nama Bambang Tri Mulyono belakangan ini ramai disebut, pasalnya ia membuat gugatan atas dugaan ijazah palsu yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Berdasarkan laman SIPP PN Jakarta Pusat, gugatan itu terdaftar pada 3 Oktober 2022 dengan nomor perkara nomor perkara 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.

Bambang Tri Wulyono diketahui lahir di Blora, Jawa Tengah, pada 4 Mei 1971. Ia menempuh pendidikan di SDN Sukorejo, SMPN 2 Blora, SMAN 1 Blora dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah.

Meski kabarnya, dia keluar dari kampus tersebut sebelum masa kuliahnya berakhir. Berikut beberapa hal tentang gugatan Bambang soal ijazah palsu Jokowi.

Penulis Buku “Jokowi Undercover”

Bambang diketahui adalah penulis buku “Jokowi Undercover” yang membuatnya dipenjara selama tiga tahun. Hal tersebut karena dalam bukunya, dia menyebut bahwa Presiden Jokowi melakukan pemalsuan data dan kebohongan terhadap rakyat.

Dengan buku yang berisi fitnah terhadap Jokowi, Bambang ditolak oleh penerbit karena tulisannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Maka buku yang telah tulis tersebut dicetak sendiri oleh Bambang di tempat fotocopy umum di pinggir jalan.

Bambang Tri Mulyono Layangkan 3 Petitum

Dalam perkara yang didaftarkan itu, ada empat pihak yang ia gugat, yakni:

  1. Presiden Joko Widodo
  2. Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  3. Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR)
  4. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Selain itu, terdapat tiga poin utama petitum yang dia layangkan sebagai penggugat. Berikut isinya:

Dan ada tiga poin utama petitum yang dilayangkan oleh Bambang Tri Mulyono sebagai penggugat.

  1. Menerima dan mengabulkan Gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya.
  2. Menyatakan TERGUGAT I telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum berupa Berupa Membuat Keterangan Yang Tidak Benar dan/atau Memberikan Dokumen Palsu berupa Ijazah (Bukti Kelulusan) Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) & Sekolah Menengah Atas (SMA) Atas Nama Joko Widodo.
  3. Menyatakan TERGUGAT I telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum berupa menyerahkan dokumen Ijazah yang berisi Keterangan Yang Tidak Benar dan/atau memberikan dokumen palsu, sebagai kelengkapan syarat pencalonan TERGUGAT I untuk memenuhi ketentuan pasal 9 ayat (1) huruf r PER-KPU Nomor 22 Tahun 2018, untuk digunakan dalam proses Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024.

Pihak UGM Sudah Memastikan Keaslian Ijazah Jokowi

Menanggapi tuduhan Bambang Tri Mulyono soal ijazah palsu Jokowi, Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah memastikan ijazah Jokowi di Fakultas Kehutanan adalah asli. Sebelumnya, Rektor UGM, Prof. Ova Emilia memastikan Jokowi merupakan alumni prodi S1 di Fakultas Kehutanan UGM, Angkatan 1980.

“Bapak Joko Widodo dinyatakan lulus UGM tahun 1985 sesuai ketentuan dan bukti kelulusan berdasarkan dokumen yang kami miliki,” ujar Ova.

Ova juga menyampaikan kepastikan ijazah Jokowi asli berdasarkan data dan informasi yang dimiliki UGM serta terdokumentasi dengan baik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top