News

Sinyal Reshuffle Kabinet Menguat, Ada Nama Sandiaga

Sinyal Reshuffle Kabinet Menguat, Muncul Nama Sandiaga Uno

Sinyal reshuffle Kabinet Indonesia Maju semakin menguat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukannya pada Rabu Pon besok (23/12/2020). Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid.

Di samping itu, Ketua DPP PKB, Faisol Reza mengaku mendengar kabar ada enam menteri yang akan di-reshuffle. Faizol menyebut reshuffle kabinet akan dilakukan untuk memperbaiki penanganan pandemic Covid-19 yang memporak porandakan sektor kesehatan dan ekonomi negara.

“Saya dengar ada enam posisi. Akan masuk orang-orang muda yang menambah dinamisnya kabinet,” kata Faisol, Senin (21/12/2020).

Jokowi Sudah 2 Kali Reshuffle Kabinet pada Rabu Pon

Sejak menjadi Presiden pada tahun 2014, Jokowi sudah melakukan reshuffle kabinet sebanyak tiga kali. Dua reshuffle di antaranya dilakukan pada Rabu Pon.

Jokowi melakukan reshuffle jilid I pada periode pemerintahannya pada Rabu Pon, 12 Agustus 2015. Kemudian, pada Rabu Pon, 27 Juli 2016, mantan Wali Kota Solo itu kembali melakukan resfhuffle jilid II. Sementara itu, reshuffle jilid I dilakukan pada Rabu Pahing, 17 Januari 2018.

Diketahui, Jokowi sendiri lahir pada Rabu Pon, 21 Juni 1961. Diperkirakan hal ini menjadi alasan Jokowi yang sudah dua kali melakukan reshuffle pada Rabu Pon. Alasanya, menurut tradisi Jawa, hari kelahiran sering dikaitkan dengan hal-hal positif.

Dengan kata lain, Rabu Pon kemungkinan dianggap sebagai hari yang membawa’energi positif’ sehingga hal ini akan berpengaruh terhadap menteri-menteri baru yang dipilih saat reshuffle.

Rombak 6 Menteri

Jokowi dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet pada enam posisi menteri. Dua di antaranya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri Sosial.

Seperti diketahui, Edhy Prabowo yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dicokok oleh KPK oleh KPK karena kasus suap proyek benur. Edhy Prabowo dikabarkan akan digantikan oleh Wakil Menteri Pertahanan, Wahyu Sakti Trenggono.

Sementara eks Menteri Sosial, Jualiari P Batubara yang juga dicokok KPK dikabarkan akan digantikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Wali Kota Solo, FX Rudyatmo.

Namun, kabar tersebut dibantah langsung oleh FX Rudy. Sementara Risma mengatakan dirinya siap menjalankan tugas sebagai Menteri Sosial jika Jokowi memilihnya.

“Kalau saya mendapat perintah dari Bu Mega, ‘Bu Risma kamu jalan’, aku baru jalan. Tapi bukan aku yang minta. Kalau aku yang ingin, aku takut itu, karena sekian juta warga tergantung pada bantuan tadi,” terang Risma.

Selain itu, nama mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno juga mencuat akan menggantikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Whisnutama.

Juru Bicara Sandiaga Uno, Kawendra Luskistian menegaskan pihaknya menyerahkan reshuffle sepenuhnya kepada Jokowi. Sebab, kata dia, Presiden-lah yang memiliki hak prerogratif untuk memilih menteri-menteri pengganti.

“Biarkan pak Presiden menggunakan hak prerogratifnya untuk memilih putra-putri terbaik negeri ini untuk menempati posisi yang tepat,” ucapnya.

Kemudian, Terawan Agus Putranto yang saat ini menduduki kursi Menteri Kesehatan dikabarkan akan digantikan oleh Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin. Adapun Menteri Agama, Fachrul Razi pun dikabarkan akan terkena reshuffle. Nama tokoh Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf disebut-sebut akan menggantikannya.

Respons Istana Terkait Isu Reshuffle

Pihak Istana mengamini akan adanya kocok ulang Kabinet Indonesia Maju. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Sekretatiat Presiden, Heru Budi Hartono.

Heru mengatakan Jokowi akan memperkenalkan langsung siapa saja menteri-menteri baru yang angkat diangkatnya dan menggantikan beberapa posisi menteri.

“Akan diperkenalkan kepada publik oleh bapak Presiden,” kara Heru.

Kendati begitu, Heru tidak menjelaskan kapan reshuffle kabinet akan dilaksanakan.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top