News

Soal Risma Marah-marah, PKS: Mestinya Beri Teladan Baik

Soal Risma Marah-Marah, PKS: Mestinya Beri Teladan Baik

Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid mengomentari ‘aksi’ Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma yang marah-marah saat melakukan kunjungan rapat kerja bersama Pemprov Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait pemadanan data penerima bansos. Hidayat mengingatkan suatu masalah sebaiknya tidak disikapi dengan marah-marah.

“Mensos sudah pernah marah-marah di depan publik. Setidaknya kepada pejabat pemerintah di Jember, Bandung, Riau dan kini Gorontalo. Memang, data bansos bermasalah di daerah perlu diperbaiki, tapi tidak dengan marah-marah yang tidak menyelesaikan masalah. Bisa dengan cara yang lebih elegan, apalagi yang harus bertanggung jawab bukan hanya Pemda, melainkan juga Kemensos,” kata Hidayat, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Hidayat, suatu masalah yang disikapi dengan marah-marah tidak bisa menuntaskan masalah. Justru karena hal itu, lanjut dia, rasa hormat seseorang akan berkurang. Politikus PKS itu pun meminta Risma yang merupakan Menteri Sosial memberikan teladan yang baik dalam menyelesaikan masalah.

“Mestinya Mensos membimbing dan memberikan teladan terbaik bagaimana menyelesaikan masalah dengan komprehensif. Tanpa marah-marah yang malah menambah masalah dan mengurangi hormat dan marwah,” sambung dia.

PKS: Marah-marah Bukan Solusi

Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan marah-marah bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah. Terlebih, kata dia, kesalahan bisa saja dilakukan Kemensos, bukan hanya pemerintah daerah.

“Seharusnya Mensos Risma tidak merasa solusinya adalah dengan marah-marah kepada pejabat Pemda atau pendamping bansos dalam menerima aduan masyarakat atau pelaksana di daerah. Mensos perlu melakukan koreksi silang karena selain Pemda, Pusdatin Kemensos juga bisa saja melakukan penghapusan data,” papar Hidayat.

Hidayat menilai ‘aksi’ marah-marah yang ditunjukkan Risma dapat memperuncing hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah. Dia lantas mengungkit respons Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang merasa tersinggung dengan sikap Menteri Sosial itu.

“Sikap marah-marah di depan publik justru kemudian rawan memperuncing hubungan antara pusat dan daerah. Terbukti, Gubernur Gorontalo, misalnya, sampai tersinggung dan minta Presiden mengevaluasi sikap Mensos. Padahal dalam konteks pendataan fakir miskin, sinergi pusat dan daerah adalah kunci utama menuju data yang lengkap dan tepat, berdaya guna dan efektif menjauhkan dari penyimpangan termasuk korupsi,” terangnya.

Gubernur Gorontalo Tersingung dengan Sikap Risma

Sebelumnya, Risma marah-marah saat melakukan kunjungan rapat kerja bersama Pemprov Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait pemadanan data penerima bansos. Menteri Sosial itu terlihat memaharahi seorang pria sembari sabil menunjuk-nunjuk menggunakan suatu benda (sepert pulpen).

“Tak tembak kamu ya, kamu tak tembak ya. Tak tembak kamu,” kata Risma kala marah.

Merespons hal itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku tersinggung dengan sikap yang ditunjukkan Risma. Menurut dia, apa yang ditunjukkan Menteri Sosial itu tidaklah baik.

“Saya saat melihat video itu sangat prihatin. Saya tidak memprediksi seorang ibu Menteri, sosial lagi, memperlakukan seperti itu. Contoh yang tidak baik,” ucap Rusli.

Rusli mengatakan Risma saat itu memarahi seorang pendamping Program Keluarga Harapan (PKS) dalam rapat yang dilaksanakan pada Kamis (30/9) lalu. Dia menilai kesalahan yang terjadi sebaiknya dikoreksi, bukan dimarahi.

“Pangkat, jabatan, harus kita jaga. Tidak ada artinya pangkat ini, semua kita tinggalkan. Kalaupun toh dia salah, ya dikoreksi, di depan umum lagi,” sambungnya.

Gubernur Gorontalo itu lantas meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi sikap Risma yang kerap marah.

“Tolonglah, mumpung pak Presiden juga bisa lihat di YouTube, di mana-mana, karena sudah ribut. Memperingati stafnya karena seperti itu,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top