News

Soal Wacana Penundaan Pemilu, Megawati Taat Konstitusi

Soal Wacana Penundaan Pemilu, Megawati Taat Konstitusi

Wacana penundaan Pemilu 2024 masih menjadi perbincangan hangat, terutama oleh kalangan politikus. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memastikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri taat terhadap konstitusi.

“Jadi, sikap dari ibu Megawati Soekarnoputri PDIP itu tetap sama, bahwa berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah negara, PDIP itu kokoh dalam jalan konstitusi,” kata Hasto, Kamis (3/3/2022).

Hasto kemudian membeberkan pentingnya menaati konstitusi. Oleh karenanya, lanjut dia, konstitusi harus ditaati oleh semua pihak.

“Kenapa itu penting? Karena, konstitusi lahir dari falsafah bangsa. Di situ dimaktubkan seluruh hukum dasar. Dan, hukum dasar ini memiliki roh, tidak hanya melihat teks ketika janji sumpah jabatan itu untuk memegang dan menjalanlan UUD fan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, itu ada konteksnya. Suasana kebatinan yang harus dilihat, sehingga wajib semua taat pada konstitusi,” terangnya.

PPP Juga Taat Konstitusi

Di sisi lain, Sekjen PPP Arwani Thomafi menegaskan partainya juga tetap menaati konstitusi. Arwani menyoroti munculnya wacana penundaan Pemilu 2024 di tengah Komisi II DPR RI membahas jadwal Pemilu.

“Kalau ditanya PPP seperti apa, tentu PPP akan memilih menjalankan amanat konstitusi. PPP akan memilih mengawal amanat reformasi untuk spirit reformasi, itu harus kita tuntaskan. Dan, kalau kita lihat penundaan atau ide penundaan Pemilu, ini juga datangnya tiba-tiba. Mas Luqman dan Kang Saan di Komisi II DPR semua kompak bahas jadwal Pemilu, tetapi tiba-tiba ada istilah penundaan,” ucap Arwani, Kamis (3/3/2022).

Arwani menyebut tidak tepat jika wacana yang akhir-akhir ini diembuskan disebut ‘penundaan Pemilu’. Menurut dia, wacana tersebut berarti pembatalan Pemilu.

“Kalau ini kan belum, Pemilu belum, lalu tiba-tiba ditunda. Semestinya tidak penundaan, tapi pembatalan Pemilu kira-kira. Jadi, kalau seperti itu, memang satu hal yang sangat kompleks dan pada akhirnya pilihan kita bagaimana tahapan yang sudah menjadi amanat reformasi kita kawal,” tegasnya.

Politikus PPP itu meyakini wacana penundaan Pemilu diembuskan untuk mengetahui seperti apa sikap masyarakat terkait hal itu. Dia menuturkan, ternyata masyarakat tetap menginginkan semuanya berdasarkan amanat reformasi.

“Ini cuma wacana yang mungkin hanya untuk semacam tes, seperti apa sikap masyarakat dan sebagainya. Tapi kita lihat, rakyat konsisten minta ke kita semua untuk menjaga dan mengawal amanat reformasi. Ini negara demokrasi besar, kita harus buktikan di masa pandemi ini melaksanakan kegiatan demokrasi Pemilu,” papar Arwani.

Apa Kata Cak Imin dan PKB?

Untuk diketahui, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin adalah salah satu orang yang mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Cak Imin menegaskan tetap mendukung Pemilu ditunda namun juga siap-siap nyapres di 2024.

“Persiapan harus tetap 2024, karena Pemilu belum tentu berhasil. Kalau berhasil baru kita lebih enak lagi. Sikap PKB masih sama (mendukung Pemilu ditunda), nunggu Ketum parpol lainnya,” kata Cak Imin (3/3/2022).

Perlu diketahui juga bahwa masyarakat secara mayoritas tidak setuju dilakukannya penundaan Pemilu 2024, sebagaimana yang dipaparkan dalam survei Lembaga Survei Nasional (LSN). Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid memilih untuk melihat hasil survei dari lembaga survei lainnya.

“Sebaiknya kita tunggu hasil survei lembaga yang lainnya. Kita lihat perkembangan, sebab survei kan sifatnya temporer dan sikap masyarakat bisa berubah. Kita terima sebagai bahan masukan dan pertimbangan,” kata Jazilul, Kamis (3/3/2022).

Lantas, apa pentingnya Pemilu 2024 ditunda? Bagi PKB, kata Jazilul, penundaan Pemilu harus dilakukan untuk kepentingan bersama.

“Bagi PKB usulan penundaan Pemilu juga basisnya untuk kepentingan bersama,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top