News

Tak Bermoral! 24 Orang Diamankan Terkait Ajakan Penjarahan Di Blora

24 Orang Diamankan Terkait Ajakan Penjarahan Di Blora

Sebanyak 24 orang diamankan oleh pihak kepolisian terkait provokasi ajakan kekerasan serta penjarahan di Blora, Jawa Tengah (Jateng). Diketahui motif para pelaku melaku hal tersebut yaitu untuk meminta jatah dari para pengusaha.

“Motifnya sebetulnya yaitu supaya diperhatikan minta jatah ke para pelaku usaha seperti diler motor, mobil, toko swalayan dan pabri,” ungkap Kasat Reskim Polres Blora AKP Setiyanto, dikutip dari detikcom, Kamis (11/8/2021).

Lihat Juga: Kapolda : Ada Skenario Penjarahan Pada 18 April 2020 Di Pulau Jawa

Setiyanto mengatakan, berdasarkan pengakuan otak pelaku, hal tersebut dilatarbelakangi kesulitan ekonomi di tengah pandemi saat ini.

“Ekonomi serba susah, pelaku yang adalah dukun mengajak para pengikutnya untuk melakukan aksi itu, para pelaku mayoritas bekerja sebagai petani,” tuturnya.

Setiyanto melanjutkan, bisa dipastikan otak pelaku dan para pengikutnya tersebut bukanlah dari kelompok Sedulur Sikep yang mengamalkan ajaran dari Samin Suro Sentiko seperti yang tertera dalam selebaran.

“Saya memastikan bukan dari kelompok Sedulur Sikep. Itu cuma main klaim. Otak pelaku oleh warga dikenal sebagai dukun suwuk. Ajaran Samin tak mengajarkan penjarahan,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, selebaran ajakan penjarahan di Blora itu sudah dicetak sebanyak 1000 lembar dan sudah disebar ke sejumlah Kecamatan di Blora.

“Dari 24 orang yang sudah ditangkap ada satu otak pelaku dan dua orang berperan penting seperti menulis serta mencetak. Sementara sisanya yaitu ikut-ikutan dan hanya menyebarkan selebaran. Namun masih kita dalami kembali,” papar Setiyanto.

Lihat Juga: Polda Metro Ajak Masyarakat tidak ikut Sebarkan Hoaks

Sebelumnya, Polres Blora mengamankan 24 orang yang diduga terlibat dalam penyebaran sebuah selebaran untuk melakukan kekerasan dan penjarahan di Blora. Selebaran tersebut juga mencatut nama ‘Samin Surosentiko.

“Kita mengamankan 24 otang. Dua di antaranya merupakan dalangnya. Sisanya masih kita dalami sejauh mana keterlibatannya,” ujar Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, Rabu (11/8/2021).

Sementara Gun Retno, tokoh Komunitas Sedulur Sikep yang merupakan pengikut pemikiran Samin Surosentiko, memastikan selebaran tersebut provokasi yang dibuat oleh orang yang sama sekali tidak paham dengan ajaran Samin Surosentiko.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top