News

Tanah Abang Disebut PDIP Makin Macet, Emang Iya?

Tanah Abang Disebut PDIP Makin Macet, Emang Iya?

Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta tidak sependapat dengan mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat yang menyebut kawasan Tanah Abang di era Gubernur Anies Baswedan semakin macet. Djarot pun menyebut kawasan tersebut bak poco-poco.

Adalah anggota DPRD DKI fraksi PAN Riano Ahmad meminta Djarot tidak asal bunyi soal kondisi kawasan Tanah Abang di era Anies. Riano meminta politikus PDIP itu turun langsung ke lapangan.

“Kalau saya lihat dia bilang maju mundur macet lagi asal bunyi, karena saya nggak lihat secara langsung. Makanya kita lihat survei bareng. Saya lahir di Tanah Abang, jadi saya tahu. Kalau yang dikatakan macet, itu di mana? Jangan-jangan bapak itu dapat laporan ABS doang,” kata Riano, Senin (10/1/2022).

Menurut Riano, Tanah Abang di era Anies justru menunjukkan kemajuan. Dia menyoroti ‘aksi’ Anies menata pedagang kaki lima di sana yang disebutnya sebagai terobosan nyata.

“Saya lihat pak Gubernur Anies melihat satu terobosan dengan melakukan relokasi pedagang kaki lima yang tadinya di bawah jadi di atas. Itu kan terobosan, bukan sekadar komen tapi bukti nyata. Jadi kalau dibilang macet tak tertata, kita lihat survei aja,” tambahnya.

Gerindra: Djarot Mainnya Kurang Jauh!

Di sisi lain, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani tidak menampik kemacetan yang terjadi di kawasan Tanah Abang. Namun, Rani menegaskan tidak seharusnya kemacetan di kawasan tersebut dijadikan satu-satunya ukuran penilaian kinerja Pemprov DKI.

“Tanah Abang macet bisa dimengerti juga karena memang segala aktivitas ada di sana. Contoh, karena memang di sana pasar pusat grosir, central mobilisasi dan lain-lain. Jadi kalau menakar Jakarta hanya dengan kawasan tersebut, kayak kurang jauh nggak sih ya mainnya?” kata Rani, Minggu (9/1/2022).

Politikus Gerindra itu meminta Djarot melihat keberhasilan Anies Baswedan. Menurut dia, penilaian terhadap kinerja Pemprov DKI menjadi lebih fair jika juga melihat pencapaiannya.

“Kalau mau lebih fair sih mungkin bisa ditakar dengan pencapaian apa yang sudah dibangun mungkin ya, selain dengan apa yang sudah ditata,” sambungnya.

Golkar Sebut Tanah Abang Memang Selalu Macet

Sependapat dengan Rani Mauliani, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan juga tidak menampik kawasan Tanah Abang selalu macet. Judistira menuturkan adalah sesuatu yang wajar kawasan tersebut macet lantaran ada pengaturan lalu lintas.

“Bicara Tanah Abang, kapan sih nggak macet di sana? Dari dulu sampai sekarang ya macet, pengunjungnya banyak, ruas jalan terbatas. Saya sering lewat sana ya macet, biasa aja, diatur lalu lintasnya, biasa aja,” kata Judistira, Minggu (9/1/2022).

Judistira mengatakan masalah macet di Jakarta selalu menjadi isu yang menarik dibincangkan. Namun, Judistira berpendapat saat ini ada hal yang lebih penting dilakukan oleh Pemprov DKI, yakni membangkitkan ekonomi sekaligus mengendalikan Covid-19.

“Masalah Jakarta yang selalu menjadi isu menarik itu kan banjir dan macet. Saya kira kita konsisten terus memperbaiki infrastruktur. Tapi ada yang penting ke depan, yakni bagaimana Jakarta bisa terus mengendalikan pandemi dan ekonomi bangkit,” paparnya.

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut Tanah Abang bak poco-poco dan di era Anies kawasan itu semakin macet. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Pak Djarot melihat kok rasaya seperti poco-poco, maju mundur Tanah Abang. Dulu sudah beres tidak macet, tiba-tiba ganti pemimpin Tanah Abang menjadi macet, berubah,” tutur Hasto.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top