News

Tegas! Luhut Minta Kabareskrim Sikat Pemain Harga Obat Covid-19

Tegas! Luhut Minta Kabareskrim Sikat Pemain Harga Obat Covid-19

Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ‘menyikat’ siapa pun yang menaikkan harga obat Covid-19. Awalnya, Luhut mengatakan pemerintah saat ini berupaya mencukupi kebutuhan obat, oksigen dan tempat isolasi untuk pasien Covid-19.

“Berkali-kali saya katakan, dengan varian ini tingkat penyebarannya sangat luar biasa. Jadi, kita butuh obat yang cukup, tempat yang cukup dan oksigen yang cukup,” kata Luhut, Sabtu (3/7/2021).

Luhut kemudian mengingatkan semua pihak untuk tidak mencari untung di tengah pandemi. Dia menyebut pihak yang bermain-main di tengah pandemi ini akan menyesal di kemudian hari.

“Kami kerja keras untuk mencukupi (kebutuhan bagi pasien Covid-19). Jadi jangan diganggu oleh kepentingan-kepentingan ingin cari untung di tengah-tengah begini. Kalau Anda coba-coba, silakan, tapi Anda akan menyesal kalau sampai terjadi!” tegas dia.

Luhut mengatakan dirinya mengetahui ada sejumlah pihak yang menaikkan harga obat demi kepentingan mencari untung. Dia meminta kepada mereka untuk menyetop praktik tersebut demi keselamatan rakyat.

“Saya masih melihat ada upaya-upaya menaik-naikkan harga. Jangan coba-coba! Ini taruhannya rakyat, taruhannya keselamatan rakyat. Ini tugas pemerintah dalam konstitusi,” sambungnya.

Kabareskrim Diminta Sikat Pemain Harga Obat Covid-19

Lebih lanjut, koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali itu menegaskan telah meminta Kabareskrim untuk menindak pihak-pihak yang bermain harga obat Covid-19. Selain itu, dia juga meminta penyebar berita hoaks untuk ditindak dengan tegas juga.

“Jadi ini masa kritis. Karena itu, tidak boleh masalah obat, oksigen, masalah kesehatan kemudian buat-buat hoaks, membuat berita-berita tidak benar itu akan kami tindak dengan tegas,” ucap Luhut.

Luhut kemudian menyinggung sulitnya mencukupi kebutuhan oksigen di tengah kasus Covid-19 yang terus melonjak ini. Dia menegaskan semua pihak untuk tidak mencari kesempatan di tengah masa sulit ini.

“Kita ngurus oksigen saja sudah pusing karena jumlahnya meningkat 6-7 kali. Jadi, jangan ditambah lagi persoalan-persoalan tidak perlu atau mengambil keuntungan dari keadaan ini. Jadi harga-harga harus dibikin wajar, jangan sampai tidak wajar. Dan, harus setia para Permen (Peraturan Menteri) yang sudah dibuat oleh Menkes,” terang dia.

Luhut meminta Kabareskrim Jomjen Agus Andrianto untuk tidak ragu menindak tegas semua pihak yang berusaha ‘menari-nari’ di tengah kondisi ini. Dia berharap persoalan seperti ini tuntas hingga ke akar-akarnya.

“Saya minta pak Kabareskrim Komjen Agus, jangan ragu-ragu. Kita dalam keadaan darurat seperti ini. Juga, tadi dari kejaksaan, kita harus tindak tegas orang-orang yang bermain-main dengan angka ini. Saya nggak ada urusan siapa dia, saya nggak ada urusan beking-beking. Pokoknya sampai ke akar-akarnya, kita cabut aja nanti,” ungkapnya.

Luhut Sebut Angka Covid-19 Bakal Naik Terus Hingga 10 Hari ke Depan

Di sisi lain, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi angka kasus Covid-19 di Indonesia akan terus melonjak hingga 10 hari ke depan. Luhut bahkan menyebut kenaikan itu bisa saja tidak mereda hingga melebihi 10 hari ke depan.

“Ini 10 hari ke depan menurut hemat saya, mungkin dua minggu ini juga akan terus bisa naik. Ini karena masa inkubasi varian ini masih jalan. Ini masa kritis dua minggu ini,” papar Luhut.

Diketahui, angka positif Covid-19 di Indonesia pada hari ini (3/7/2021) mengalami penambahan sebanyak 27.913 kasus. Angka ini menjadi yang tertinggi selama tiga hari ke belakang.

To Top