News

Terduga Teroris ‘Kitabah Gonggong Rebus’ Di Batam Merencanakan Serang Singapore

Portal Berita

Terduga Pelaku teroris GRD yang telah digelandang polisi di Batam, Kepulauan Riau, ternyata dirinya pernah merencanakan serangan teror yang ditargetkan pada Marina Bay, Singapore.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan (8/4), “Mereka (pernah) berencana akan menyerang menggunakan roket dari Batam ke Singapura.”

Rencana serangan tersebut menurutnya akan dilakukan olehnya dengan bekerjasama dengan anggota ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim.

“Kemungkinan rencana tersebut pas sebelum BN (Bahrun Naim) pergi ke Suriah,” tambahnya.

Tidak hanya itu, GRD juga merencanakan aksi bom bunuh diri dengan target tempat keramaian dan kantor polisi.

GRD merupakan pemimpin kelompok teroris yang bernama Kitabah Gonggong Rebus ‘KGR’ di Batam.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri bersama aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menangkap enam orang yang diduga teroris di Batam, Kepulauan Riau, Jumat pagi.

“Kami menangkap enam terduga teroris yang tergabung dalam kelompok teroris bernama Kitabah Gonggong Rebus (KGR),” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Keenam orang itu ditangkap di beberapa lokasi terpisah itu. Menurut dia, GRD (31), Tar (21) dan ES (35) ditangkap di kawasan Batam Center, TS (46) ditangkap di Nagoya, serta HGY (20) dan MTS (19) ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Batu Aji, Batam.

Menurut hasil penyidikan, ia menjelaskan, GRD merupakan pemimpin kelompok Kitabah Gonggong Rebus ‘KGR’ yang diduga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikal di Indonesia yang bersumber dari petempur ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim.

GRD diketahui pernah menampung dua orang Uighur, Tiongkok, berinisial D dan A. “D telah dideportasi. Sementara A telah ditangkap pada akhir tahun 2015 lalu di Bekasi, Jawa Barat,” katanya.

Selain itu GRD diduga memfasilitasi keberangkatan warga negara Indonesia yang hendak ke Suriah melalui Turki.

Polisi hingga kini masih menyelidiki keenam orang terduga teroris untuk mengetahui lebih lanjut terkait dengan terorisme.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top