News

Terseret Kasus KDRT, Mabes Polri Demosi Kombes Rachmad Widodo

Terseret Kasus KDRT, Mabes Polri Demosi Kombes Rachmad Widodo

Polri memberikan sanksi administratif terkait pelanggaran etik yang dilakukan Kombes Rachmad Widodo setelah terseret kasus dugaan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Rachmad didemosi atau dipindahkan ke jabatan yang lebih rendah selama setahun.

“Sanksi bersifat Administratif, dipindahtugaskan ke jabatan yang berbeda bersifat demosi selama setahun sejak dimutasi ke Yanma Polri,” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwona kepada awak media, Jumat (8/10/2021).

Ia mengatakan bahwa sosok Pamen (perwira menengah) tersebut diduga sudah melakukan tindakan tercela. Kombes Rachmad Widodo pun harus meminta maaf secara lisan di depan sidang KKEP (Komisi Kode Etik Profesi) Polri setelah dinyatakan bersalah pada 5 April 2021.

“Kewajiban pelanggar untuk minta maaf secara lisan di depan Sidang KKEP atau secara tertulis pada pimpinan Polri serta pihak yang dirugikan,” paparnya.

Lihat Juga: Heboh Jokowi ‘Didemo’ Anggota Polisi, Begini Kronologinya

Selain itu, ujar Argo, Rachmad bakal mendapatkan masa pengawasan selama sebulan usai menjalani sanksi etika serta administratif Polri. Argo menyampaikan, Rachmad sebelumnya adalah Penyidik Utama Rowassidik Bareskrim Polri. Ia lalu dipindah tugaskan sebagai Pamen Yanma Polri selama kasusnya diperiksa.

Belangan diketahui, Kombes Rachmad Widodo telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan KDRT. Hanya saja sang putrid, Aurellia Renatha juga berstatus sebagai tersangka dilaporkan oleh sang ayah. Terkait perkara tersebut, keduanya dijerat Pasal 351 dan 352 KUHP atas dugaan penaniayaan. Rachmad yang telah dilimpahkan ke Jaksa saat ini hanya menunggu persidangan.

Kasus tersebut sempat heboh ketika Aurellia menceritakan masalahnya itu melalui unggahan di Instagram miliknya. Saat itu, ia merekam orang tuanya yang tengah rebut-ribut. Melalui unggahannya, ia juga mengaku telah melakukan visum.  

Kasus dugaan KDRT serta penganiayaan tersebut terjadi pada 24 Juli, saat itu Kombes Rachamd Widodo sempat menyeret keponakannya. Namun tidak diketahui apa penyebab Kombes Rachmad menyeret keponakannya itu. Menyaksikan tindakan sang ayah, Aurellia pun membela keponakannya tersebut agar tak diseret dengan menggigit tangan sang ayah. Tetapi, Rachmad malah menampar putrinya tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top