News

Tinggal Menghitung Hari, 56 Pegawai KPK Segera Diberhentikan

Tinggal Menghitung Hari, 56 Pegawai KPK Segera Diberhentikan

Salah satu pegawai KPK yang akan diberhentikan, Yudi Purnomo, mengaku datang ke KPK pagi-pagi. Biasanya ia melakukan hal tersebut saat ada OTT (operasi tangkap tangan) namun saat ini ada hal lain yang ia lakukan.

“Biasanya datang pagi sebab OTT menangkap koruptor, sekarang datang membereskan meja kerja,” cuit Yudi di akun Twitternya, Rabu (16/9/2021).

Kedatangannya pada pagi-pagi ke kantor itu adalah supaya tak berjumpa dengan banyak rekannya. Ia mengaku tak sanggup menyaksikan suasana haru.

“Supaya tidak bertemu banyak teman pegawai, tidak sanggup melihat air mata berjatuhan atas suka duka kenangan memberantas korupsi belasan tahun ini. Dari semalam WA dan telepon dari mereka bergantian,” ujarnya.

Sebelumnya dalam polemik TWK atau Tes Wawasan Kebangsaan, awalnya sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tak memenuhi syarat untuk alis status menjadi ASN. Saat ini KPK memutuskan 56 pegawai di antaranya bakal diberhentikan secara hormat pada 30 September 2021 mendatang.

“Kepada 6 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tak Memenuhi Syarat (TMS) dan diberi kesempatan ikut Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara serta Wawasan Kebangsaan, tapi tak mengikutinya. Maka tak dapat diangkat jadi ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per 30 September 2021,” ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dakan jumpa pers, Rabu (15/9/2021).

Awalnya 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK itu dibagi menjadi dua kelompok yaitu, 24 orang dan 51 orang. Dari 24 pegawai, hanya 18 yang mau mengikuti pembinaan ulang. Sementara dari 51 pegawai, salah seorangnya pensiun yaitu Sujanarko. Dengan demikian, total pegawai KPK yang bakal diberhentikan pada akhir bulan ini yaitu 56 orang.

Pesan Firli Bahuri Untuk Pegawai KPK Yang Segera Diberhentikan

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan pesan terakhirnya kepada 56 pegawai yang segera diberhentikan.

“Terima kasih untuk insan KPK yang sudah memberikan dedikasi andil dalam membangun serta memperkuat pemberantasan korupsi. Gedung KPK yang terdiri dari 16 laintai tak akan pernah berdiri tanpa jasa sebutir pasir,” ujar Firli dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).

Filri juga menyebut KPK akan selalu bersemangat memperjuangkan pemberantasan korupsi. Ia mengatakan KPK pasti akan mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi.

“Jadi kami selalu memiliki semangat untuk mempertahankan semangat pemberantasan korupsi. Yang terakhir, mari menatap masa depan Indonesia yang sejahtera, cerdas, maju, adil dan Makmur. Dan tentu Indonesia dapat mewujudkannya jika Indonesia bebas dan bersih korupsi,” pangkas Firli.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top