News

Tok! Hakim Vonis HRS 4 Tahun Penjara Kasus Swab RS UMMI

Hakim Vonis Rizieq Shihab 4 Tahun Penjara

Habib Rizieq Shihab (HRS) dinyatakan bersalah menyebarkan hoax terkait hasil swab RS UMMI hingga menyebabkan keonaran. Hakim memberikan vonis HRS 4 tahun penjara. Hakim mengatakan Rizieq terbukti menyiarkan berita bohong.

Sebab dalam video yang diunggah oleh RS UMMI menyatakan Rizieq dalam kondisi sehat. Padahal, menurut hakim, menurut hasil tes swab antigen dirinya reaktif COVID-19. Habib juga mengatakan pernyataan Rizieq, Hanif Alatas, dan Dirut RS UMMI dr Andi Tatat yang menyatakan HRS dalam kondisi baik-baik saja telah menimbulkan keonaran di masyarakat.

Lihat Juga: Sidang Habib Rizieq Baru Dimulai, PN Jakarta Timur Langsung Diprotes Dikriminatif

Tak Terima Vonis 4 Tahun Penjara, Habib Rizieq Shihab Nyatakan Banding

Usai hakim memutuskan vonis HRS 4 tahun penjara, Rizieq Shihab menyatakan banding.

“Jadi dengan 2 alasan tadi saya nyatakan majelis hakim dengan ini saya tolak putusan majelis hakim dan saya menyatakan banding,” kata Habib Rizieq usai pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021).

Lihat Juga: Ricuh! Massa Lempari Aparat Dengan Batu Di Dekat Lokasi Sidang Habib Rizieq

Rizieq menyampaikan ada beberapa hal yang tak dapat ia terima dalam putusan tersebut. Salah satunya yaitu terkait saksi forensik.

“Ada sejumlah hal yang tak dapat saya terima, di antaranya yaitu menentukan dasar mengajukan saksi ahli forensik. Padahal di pengadilan ini saksi ahli forensik tak pernah ada,” ujar Rizieq.

“Masih banyak lagi yang tak dapat saya sebutkan,” lanjutnya.

Selain itu, penasihat hukum Habib Rizieq Shihab menyatakan hal serupa, untuk mengajukan banding.

“Kami dari penasihat hukum juga bakal menyatakan banding terkait putusan itu,” kata penasihat hukum HRS.

“Jadi baik terdakwa ataupun tim penasihat hukum memutuskan banding. Dengan begitu, kasus ini belum memiliki kekuatan hukum tetap,” sambung hakim.

Habib Rizieq diputuskan bersalah karena melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undangRI No.1 Thn 1964 terkait Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Vonis HRS 4 tahun penjara sebetulnya lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya, yaitu hukuman 6 tahun penjara.

To Top