News

Usai Viral, Polisi Minta Warga Tak Memotret Gunung Gede Pangrango Dari Flyover Kemayoran

Usai Viral, Polisi Minta Warga Tak Memotret Gunung Gede Pangrango Dari Flyover Kemayoran

Polisi meminta warga untuk tidak memotret Gunung Gede Pangrango dari flyover Kemayoran, Jakarta Pusat. Hal tersebut telah disampaikan oleh Kompol Lilik Sumardi selaku Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat. Menurutnya, himbauan tersebut untuk mencegah kerumunan.

“Kami minta masyarakat untuk tidak memotret Gunung Gede Pangrango dari jembatan layang Kemayoran,” kata Lilik, dikutip dari detikcom, Jumat (19/2/2021).

“Hal tersebut untuk mencegah kerumunan juga karena sedang pandemi Covid-19. Mengambil foto dari sana juga berbahaya, karena jalan raya banyak kendaraan,” sambungnya.

Jika ketahuan memotret di tempat tersebut, kata Lilik, pihaknya bakal melakukan pembubaran.

“Jika ada pasti kami bubarkan. Jika masih bandel kami beri sanksi nanti,” tutupnya.

Sebelumnya, media sosial lebih dulu dihebohkan dengan sebuah foto hasil jepretan seseorang dengan nama akun Instagram @wibisono.ari. Karya fotonya tersebut menunjukkan pemandangan cantik dari Gunung Gede yang nampak dari Jakarta Pusat.

Lihat Juga: Misterius : 10 Kisah Menyeramkan Pendakian Gunung Nusantara

Namun seorang fotografer senior bernama Arbain Rambe mengatakan hasil foto tersebut hanya tempelan saja. Menanggapi hal tersebut, Ari Wibisona selaku pemilik foto menyangkal bahwa pemandangan Gunung Gede Pangrango tersebut bukan tempelan.

Permintaan Maaf Arbain Rambey

Setelah mengatakan jepretan foto Ari Wibisono hanya tempelan, akhirnya Arbain Rambey meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Pada Jumat (19/2/2021), ia terlihat mengunggah foto tangkapan layar Story Instagram dari akun Ari. Tangkapan layar tersebut yaitu foto Arbain bersama Ari dilengkapi keterangan lokasi di Pancoran Soccer Field, Jakarta.

Dilansir dari laman Kompas.com, Ari mengatakan perseteruannya dengan Arbain terkait dugaan manipulasi foto tersebut telah diselesaikan.

“Iya, sudah clear seluruhnya. Tidak perlu diperdebatkan kembali. Intinya, kita harus semangat berkreativitas aja,” kata Ari melalui pesan WhatsApp, Jumat (19/2/2021) siang.

Ia juga mengatakan bahwa Arbain sudah meminta maaf.

“Ada kok kata maafnya. Jadi saya merasa harus sudah diakhiri,” kata Ari.

Terkait fotonya bersama Arbain, Ari menerangkan bahwa foto tersebut bukan diambil setelah polemik mencuat. Ari mengatakan dirinya berkomunikasi dengan Arbain melalui direct message Instagram.

“Itu foto lama. Ketika ada lomba foto, saya ketemu beliau. Tepatnya, tanggal 12 September 2020 di Lapangan Sepak Bola Aldiron, Pancoran, Jaksel, ketika lomba foto drone Fasi,” terangnya.

Walaupun begitu, Ari mengatakan dirinya ingin bertemu dengan Arbain untuk bersilaturahmi. Terbaru netizen ramai mengunggah hasil editannya dengan latar Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Kemayoran, Jakarta Pusat di media sosial Twitter.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top