News

Ustadz Maaher At Thuwailibi Tutup Usia Di Rutan Mabes Polri

Ustadz Maaher At Thuwailibi Tutup Usia Di Rutan Mabes Polri

Soni Eranata alias Ustadz Maaher At Thuwailibi menghembuskan nafas terakhirnya di Rutan Mabes Polri. Sebelumnya, Ustadz Maaher ditahan karena kasus penghinaan kepada ulama Nahdlatul Ulama, Habib Luthfi bin Yahya.

Kasusnya bermula dari cuitan di Twitter pribadinya yang menggunakan nama akun @ustadzmaaher_. Akhirnya ia dilaporkan ke polisi, berikut isi cuitannya di Twitter.

“Iya, tambah cantik pakai jilbab, kayak Kyai-nya Banser ini ya..”

Saat itu, Ustadz Maaher membalas komentar akun @gundaladul pada 25 Agustus 2020. Kini akun bernama @gunduladul tersebut telah di-suspended. Berikut ini kronologi penahanan Ustadz Maaher hingga tutup usia.

Kasus Ustadz Maaher At Thuwailibi Pada Desember 2020

Penyidik dari Bareskrim Polri memutuskan untuk melakukan penahanan kepada Ustadz Maaher. Awalnya ia ditahan di Rutan Salemba Cabang Bareskrim Mabes Polri, Jaksel. Kadiv Humas Polri yang saat itu dijabat oleh Irjen Argo Yuwono menyatakan Ustadz Maaher dikenai Pasal UU ITE. Ia diduga menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keresahan atau permusuhan antar kelompok.

Lihat Juga: Ustadz Maaher At-Thuwailibi Ditangkap Bareskrim

Pada akhir Desember 2020 lalu, istri Ustadz Maaher, Iqlima Ayu, telah mengajukan penangguhan penahanan, namun oleh polisi di tolak. Hingga akhirnya istri Ustadz Maaher mengatakan kondisi kesehatan sang suami.

Pihak kepolisian lalu membantarkan Ustadz Maaher At Thuwailibi ke Rumah Sakit Polri. Kondisi kesehatannya saat itu memang diketahui tengah menurun.

20 Januari 2021 Ustadz Maaher Dibantarkan Ke RS

Pada 20 Januari 2021, Ustadz Maaher dibantarkan ke Rumah Sakit Polri dan dikabarkan mengidap penyakit di lambung.

“Betul, sekarang beliau dibantarkan mulai kemarin siang di RS Polri Kramat Jati untuk medical check up,” ungkap pengacara Maaher, Djudju Purwantoro, Kamis (21/1/2021).

Saat itu, Djudju memperkirakan Ustadz Maaher At Thuwailibi akan menjalani perawatan selama empat hari. Ustadz Maaher menjalani perawatan sambil menunggu hasil observasi dari dokter.

“Masih di Rumah Sakit Polri empat hari ke depan evaluasi hasil pemeriksaan atau observasi dulu. Terluka di lambung dalam serta mual-mual,” kata Djudju dikutip dari Detik.com.

Sebelumnya, Maaher sempat mengajukan permintaan agar dirawat di Rumah Sakit Ummi.

Ustadz Maaher At Thuwailibi  Meninggal Pada 8 Februari 2021

Pada 8 Februari 2021 pukul 19.00 ia dikabarkan meninggal dunia di Rutan Mabes Polri.

“Benar, beliau tutup usia jam tujuh malam di Rutan Mabes Polri,” terang Djudju Purwanto, dilansir dari Detik.com, Senin (8/2/2021).

Ustadz Maaher masih berstatus sebagai tahanan kejaksaan yang ditipkan di Rutan Bareskrim Polri hingga ia meninggal.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan Maaher sempat mengeluh sakit saat menjalani hukuman di rutan. Argo mengatakan sebelum berkas perkara tahap dua diserahka kepada Kejaksaan, Maaher telah mengeluh sakit. Dokter lalu membawanya ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk mendapat perawatan.

Melalui keterangan tertulis Argo mengatkan, Ustadz Maaher At Thuwailibi  kembali ke Rutan Bareskrim setelah mendapat pengobatan dan dinyatakan sembuh.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top