News

Usulan Pemilu 2024 Ditunda, Pengkhianatan Terhadap Reformasi dan Demokrasi

Usulan Pemilu 2024 Ditunda

Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan pemilu 2024 ditunda. Ia beralasan penundaan pemilu tersebut berasal dari aspirasi pada pengusaha, pelaku UMKM hingga petani sawit.

Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga menilai, kesepakatan pemilu 2024 ditunda tak akan berhenti dan terus digaungkan oleh partai politik (parpol) lain.

“Pola seperti itu akan terus berlanjut disampaikan petinggi negeri atau elemen masyarakat lainnya. Pesannya akan seragam untuk menjaga momentum pembangunan ekonomi,” kata dia mengutip dari Liputan6.com, Sabtu (26/2/2022).

Lihat Juga: Jadwal Pemilu 2024 Belum Satu Suara, PKS Minta Jokowi Ikuti KPU

Ia mengatakan, pertimbangan keberlangsungan ekonomi yang diteriakkan oleh masyarakat hanyalah justifikasi. Geliat aspirasi dari segala elemen masyarakat bakal terus disuarakan supaya terbentuk pendapat umum bahwa masyarakat memang ingin pemilu ditunda.

“Kesan yang ingin dibangun adalah hanya pemerintahan inilah yang dapat menjaga pertumbuhan ekonomi. Karena itu, sudah seharusnya pemerintahan ini diberi tambahan waktu untuk membenahi ekonomi Indonesia,” ujarnya.

“Model politik mobilisasi seperti itu akan terus didengungkan. Melalui cara ini akan dijadikan justifikasi bahwa rakyat dari berbagi elemen memang menghendaki pemilu diundur,” lanjutnya.

Menjadikan aspirasi rakyat sebagai bekal, kemudian, hal ini akan dijadikan peluru politik untuk mendorong MPR mengamandemen UUD 1945. MPR akan dibuat seakan tidak berdaya menolak keinginan rakyat hasil mobilisasi itu.

Usulan Pemilu 2024 Ditunda, Akankah Disetujui Jokowi?

Isu penundaan pemilu 2024 hingga perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat. Padahal, Jokowi sudah berulang kali menegaskan menolak usulan perpanjangan jabatan. Lantas, apakah Jokowi akan berubah sikap?

Isu perpanjangan masa jabatan presiden muncul seiring dengan wacana amandemen UUD 1945 pada 2019. Isu tersebut lalu bergulir di ranah publik dan jadi polemik.

Lihat Juga: Soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Demokrat: Ini Maunya Pak Jokowi

Presiden Jokowi pun angkat bicara. Ia mengaku menolak wacana pemilu 2024 ditunda atau jabatan presiden tiga periode. Ia merasa ada yang bertujuan menjerumuskannya.

“Usulan itu menjerumuskan saya,” tulis Jokowi melalui akun Twitter resminya, @jokowi, Minggu (2/12/2019).

Jokowi menyebut bahwa dirinya adalah produk pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat berdasarkan konstitusi. Karena itulah, dirinya menolak wacana masa jabatan presiden diperpanjang.

Jokowi menyampaikan bahwa konstitusi sudah mengamanahkan masa jabatan presiden paling lama adalah dua periode. Dalam kesempatan lain, Jokowi juga menilai pihak yang mengusulkan pemilu 2024 ditunda itu ingin menampar wajahnya. Dia menilai amandemen UUD tak perlu dilaksanakan jika akhirnya justru mengutak-atik masa jabatan presiden.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top