News

Waduh! Susi Pudjiastuti dan Ferdinand ‘Ribut’ di Cuitan Jokowi

Waduh! Susi Pudjiastuti dan Ferdinand ‘Ribut’ di Cuitan Jokowi

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ‘ribut’ dengan mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di cuitan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Twitter. Mulanya, Jokowi mencuit perihal pandemi Covid-19 melalui akun Twitter @jokowi. Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama berjuang melawan pandemi Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Setahun dalam selubung pandemi, tentu ada rasa bosan, lelah dan sedih. Kita sama merindukan suasana normal, berkegiatan seperti sediakala dan tidak dicekam ketakutan. Mari, kita sama berjuang untuk mengakhiri pandemi ini dengan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan,” cuit Jokowi di Twitter, Senin (8/2/2021).

Susi Pudjiastuti Singgung Soal Ujaran Kebencian

Susi Pudjiastuti kemudian mengomentari cuitan Jokowi tersebut. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu meminta Jokowi mengimbau netizen untuk menghentikan ujaran kebencian yang mengatasnamakan berbagai hal.

“Mohon dibantu dengan imbauan dari Bapak Presiden untuk menghentikan hate speech, ujaran kebencian baik yang mengatasnamakan agama, ras/suku, relawan dan lainnya,” komentar Susi melalui akun Twitter-nya @susipudjiastuti.

Susi menyebut pandemi Covid-19 telah memberikan dampak buruk terhadap sejumlah sektor kehidupan manusia, termasuk kesehatan mental.

“Pandemi sudah cukup membuat depresi ekonomi sosial, juga kesehatan masyarakat semua,” lanjutnya.

Ferdinand Hutahaean Protes

Mengetahui komentar Susi Pudjiastuti di cuitan Jokowi, Ferdinand Hutahaean melayangkan protes. Ferdinand menyebut Susi tidak patut berkomentar terkait ujaran kebencian di cuitan Jokowi. Terlebih, kata dia, cuitan Jokowi tidak membahas soal ujaran kebencian.

“Sebagai mantan menteri, tak sepatutnya ibu Susi mencuit hal seperti ini kepada Presiden, apalagi cuitan Pak Jokowi tentang Covid-19. Seolah ibu secara tidak langsung menuduh hate speech itu terkait dengan Presiden,” ujar Ferdinand melalui akun Twitter-nya @FerdinandHaean3.

Menurut Ferdinand, komentar Susi yang dilayangkan di cuitan Jokowi tidak beretika. Dia melanjutkan seharusnya Susi mengomunikasikan ‘unek-uneknya’ tersebut melalui ajudan Jokowi.

“Ibu salah! Presiden tak ada hubungannya dengan itu, dan ibu bisa komunikasi dengan Presiden lewat ajudan,” sambungnya.

‘Keributan’ antara Susi dan Ferdinand di cuitan Jokowi terus berlanjut. Susi tampak merasa heran dengan komentar mantan politikus Partai Demokrat itu.

“What is your problem Pak?” tanya Susi.

Ferdinand lantas mengaku kecewa dengan sikap yang ditunjukkan Susi terhadap Presiden Jokowi. Apalagi, kata dia, Susi pernah menjadi menteri Jokowi di periode pertama.

“My problem is, kecewa melihat mantan menteri tak punya etika kepada Presidennya,” jawab Ferdinand.

“Excuse me! (yang benar saja!)” balas Susi singkat.

Ferdinand Jelaskan Keributannya dengan Susi

Ferdinand Hutahean lantas menjelaskan keributannya dengan Susi Pudjiastuti di cuitan Jokowi di Twitter. Dia kembali mengatakan seorang mantan menteri tidak patut melayangkan komentar semacam itu kepada Presiden.

“Jawaban atau cuitan Susi itu meminta Jokowi menghentikan hate speech apa? Memangnya Jokowi yang nyuruh netizen hate speech? Kan tidak, jadi tak patut dia mencuit begitu,” jelas Ferdinand.

Ferdinand mengatakan Susi bisa menyampaikan perihal ujaran kebencian tersebut melalui ajudan, bukan secara langsung ke Jokowi. Menurutnya, apa yang dilakukan Susi tidak beretika.

“Kedua, sebagai mantan menteri harusnya dia bisa lebih punya adab dan etika bicara ke Presiden. Sebagai mantan menteri mestinya dia komunikasi ke Presiden, bisa lewat ajudan, bukan begitu caranya,” tambahnya.

Politikus Partai Demokrat itu pun mengaku kesal dengan apa yang diperbuat oleh Susi. Oleh karena itu, dia turut menanggapi komentar Susi di cuitan Jokowi di Twitter.

“Itu yang membuat saya kesan dan saya tanggapi,” tegasnya.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top