News

Wanita Ngamuk Disuruh Putar Balik Petugas, Kini Dicari Polisi

Wanita Ngamuk Disuruh Putar Balik Petugas, Kini Dicari Polisi

Seorang wanita ngamuk dengan memaki petugas karena tidak terima saat diminta putar balik di pos Jalan Lingkar Selatan Cilegon. Perempuan tersebut beralasan akan ke Anyer, Serang, Banten, karena ada anggota keluarga yang meninggal.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (16/5/2021) sekitar pukul 11.45 WIB. Paur Subbag Polres Cilegon Iptu Sigit Dermawan menuturkan awalnya perempuan tersebut mengaku akan ke Pantai Anyer. Ia mengaku akan ke saudaranya.

“Ceritanya jadi ia akan ke pantai, ditanya oleh petugas akan ke mana, jawab akan ke saudara di Anyer,” tutur Sigit seperti dilansir dari detikcom, Minggu (16/5/2021).

Kemudian, petugas tidak memberikannya izin lewat, setelah itu wanita tersebut mengaku ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

“Kata petugas, tidak bisa silahkan putar balik. Lalu dia menjawab kembali saudara saya ada yang meninggal, sambil mobil melaju terus. Diminta putar balik tidak mau, mobil melaju terus hampir menabrak pembatas jalan,” beber Sigit.

Lihat Juga: Video Viral! Gadis Kecil Disuruh Minum Miras

Perdebatan antara perempuan tersebut dengan petugas pun berlangsung alot hingga 22 menit.

“Cukup lama sekitar 22 menit, ngeyel, yang pria juga ngeyel, namun setelah itu mereda,” tuturnya.

Walau demikian, kendaraan yang ditumpangi oleh wanita tersebut tetap diminta untuk putar balik.

“Akhirnya putar balik meskipun sedikit lama,” sambung Sigit.

Polisi Selidiki Wanita Yang Maki Petugas Karena Tak Terima Disuruh Putar Balik

Polisi sedang menyelidiki wanita dalam video viral yang memaki petugas karena tak terima disuruh putar balik saat akan menuju Anyer. Wanita ngamuk saat diminta puta balik itu dicari polisi guna dimintai keterangan.

“Kami bakal mencari, kami bakal menyelidiki nanti akan kita minta keterangannya. Intinya kita bakal dalami dahulu nanti apa tujuannya tersebut,” Tutur AKBP Sigit Haryono, Kapolres Cilegon, Minggu (16/5/2021).

Jika ditemukan adanya unsur pidana, kata Sigit Haryono, pihaknya bakal memproses lebih lanjut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jika nanti terdapat unsur pidana yang terpenuhi ya mohon maaf harus diproses, tetapi kan kita belum tau, kita dalami,” terangnya.

To Top