News

Waspada Varian Omicron! Jakarta Jadi Perhatian Utama

Waspada Varian Omicron! Jakarta Jadi Perhatian Utama

Satgas Penanganan COVID-19 memprediksi pelonjakan kasus di wilayah DKI Jakarta seiring dengan merebaknya varian Omicron. Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta warga Jakarta untuk waspada varian Omircon akan melonjak dalam beberapa hari.

“Kami memprediksi kenaikan kasus lebih tinggi di DKI Jakarta jika kita semua tak hati-hati. Kita semua bertanggungjawab pada kita, saya mohon agar kita semua satu,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Minggu (16/1/2022).

“Ini merupakan alarm untuk kita semua untuk awas memasuki varian baru COVID-19,” sambungnya.

Oleh karena itu, Luhut meminta supaya masyarakat tidak mempermasalahkan sesuatu yang tidak perlu terkait dengan penanganan COVID-19 di Indonesia.

Menurut Luhut, pemerintah telah mengundang 12 pakar kesehatan untuk mendiskusikan langkah serta kebijakan yang bisa diambil pemerintah untuk penanganan pandemi.

“Jadi keputusan kita sekarang ini berasal dari masukan bapak-bapak dan ibu-ibu yang terlibat,” kata Luhut.

Lihat Juga: 5 Panduan Pakai Masker untuk Mencegah Penularan Varian Omicron

Luhut yang kini memegang komando penanganan COVID-19 di Jawa-Bali meminta masyarakat waspada varian Omicron. Hal ini dikarena kedua wilayah tersebut berpotensi mengalami peningkatan cukup tinggi.

Walaupun, lanjutnya, wilayah di luar Jakarta, Jawa Barat dan Banten hingga kini masih terkendali. Ia memperingatkan bahwa mobilitas warga bisa memicu peningkatan kasus tersebut.

“Penularan kasus diprediksi akan cepat mengingat mobilitas yang terjadi di Jawa-Bali tinggi,” paparnya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 menyampaikan kasus harian positif naik 1.054 kasus per Sabtu, 15 Januari 2022. Jumlah tersebut adalah jumlah kasus tertinggi sepanjang 2022 sekaligus yang tertinggi sejak Oktober 2021.

Peningkatan kasus tertinggi terjadi di DKI Jakarta pada hari, Sabtu (15/1/2022), yaitu sebanyak 720 kasus. Lalu diikuti Provinsi Jawa Barat dengan 118 kasus dan Banten sebanyak 107 kasus.

Puncak Varian Omicron Diprediksi Pada Februari

Lihat Juga: Seorang Warga Suspek Omicron di Krukut, 500 Orang Akan Jalani Tes Swab Massal

Sebelumnya, Luhut menjelaskan puncak gelombang varian Omicron di Indonesia akan terjadi awal Februari 2022. Ia melihat pengalaman negara lain yang mengalami kenaikan kasus COVID-19 pada 40 hari setelah penemuan pertama kasus Omicron.

“Untuk kasus Indonesia, kita prediksi puncak gelombang sebab Omicron akan terjadi pada awal Februari,” ucap Luhut dalam jumpa pers virtual, Selasa (11/1/2022).

Dia juga menyebut saat ini Indonesia lebih siap karena fasilitas kesehatan yang tersedia jauh lebih baik dibanding ketika kasus COVID-19 varian Delta menerpa Indonesia pada Juli 2021 lalu.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top