News

Yakin Bebas, Ahok : Saya Bukan Penista dan Penoda Agama

Yakin Bebas, Ahok : Saya Bukan Penista dan Penoda Agama

Tim panasehat hukum Ahok terkait kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama, Humphrey Djemat menyakini bahwa kliennya akan bebas atau hakim akan menjatuhkan vonis bebas.

“Sebenarnya kami akan menjalani Umroh untuk mendoakan Pak Ahok agar dapat keputusan bebas, kami juga berdoa agar Allah memberikan yang terbaik,” kata Humphrey (7/5).

Sidang putusan Ahok sebagai terdakwa kasus dugaan penistaan agama akan digelar pada Selasa 9 Mei 2017.

Lain hal jaksa penuntut umum ‘JPU’ sebelumnya menyatakan Ahok bersalah dan melanggar Pasal 156 KUHP.

“Perbuatan saudara secara sah dan meyakinkan telah memenuhi unsur 156 KUHP, oleh karena itu terdakwa harus dijatuhi pidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun,” kata JPU Ali Mukartono, di persidangan, Kamis (20/4).

Sebelumnya, Ahok didakwa Pasal 156a KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Sedangkan, dakwaan alternatif kedua mencatut Pasal 156 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan surat Al Maidah 51 dengan Pilkada DKI.

Dalam pleidoinya, Ahok mengklaim tidak melakukan penistaan, penodaan agama, dan mengeluarkan perbuatan yang bersifat permusuhan serta penghinaan kepada golongan tertentu.

“Saya bersyukur karena dalam persidangan ini saya bisa sampaikan kebenaran yang hakiki, dan saya percaya bahwa majelis yang memeriksa perkara ini tentu akan mempertimbangkan semua fakta dan bukti yang muncul dalam persidangan ini,” ujar Ahok membacakan pleidoinya di persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (25/4).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top