News

Yaqut Puji Erick Thohir Usai Angkat Said Aqil jadi Komisaris KAI, Kode Dukung Maju Capres?

Yaqut Puji Erick Thohir Usai Angkat Said Aqil jadi Komisaris KAI, Kode Dukung Maju Capres?

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan terima kasih pada Menteri BUMN Erick Thohir setelah menunjuk mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menjadi Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Yaqut mengayakan bahwa GP Ansor mempunyai filosofi layaknya kereta api.

"Filosofi gerakan pemuda ansor mengikuti filosofi kereta api. Jadi saya kira Pak Erick sudah benar ketika menunjuk dulu ketua umum PBNU KH. Said Aqil Siradj di masanya menjadi komisaris PT. KAI dan itu menjadi inspirasi kami Pak Erick terimakasih," ujar Yaqut dalam acara Tasyakuran Harlah ke-88 GP Ansor yang disiarkan di channel YouTube Gerakan Pemuda Ansor pada Minggu (24/4/2022) malam.

Menurutnya, kereta api adalah bagaimana berangkat tepat waktu, siapa yang menghalangi pasti akan tertabrak dan hanya akan berhenti saat tiba di tujuan.

"Tujuan kita tetap sama tidak pernah berubah, menjaga para kiai, para ulama dan NKRI," tuturnya.

Kode Dukungan untuk Erick Thohir

Dalam acara itu Yaqut juga melemparkan sinyal bakal mendukung Erick Thohir jadi pemimpin Indonesia. Awalnya, ia memberikan pujian kepada Erick yang disebutnya sebagai kader GP Ansor dan menteri terbaik yang dimiliki RI. Diketahui, Erick jadi anggota GP Ansor mulai November 2021 lalu.

"Sahabat Erick Thohir sedang meniti perjuangan menuju puncak pengabdiannya. Artinya apa? Silakan dimaknai sendiri," ucap Yaqut.

Kemudian, Yaqut Cholil Qoumas juga memerintahkan para anggota GP Ansor untuk mendukung kader terbaiknya jadi salah satu pemimpin Indonesia. Dia mengaku mendukung Erick agar mencapai tujuannya itu.

Lihat Juga: 4 Menteri Jokowi Ingin Nyapres, PPP Dorong Ada Capres Lain

Bahkan, dirinya siap mengawal hingga memberikan perintah kepada jajaran GP Ansor hingga terwujudnya tujuan itu.

"Wasilahnya macam-macam perantaranya macam-macam salah satu perantaranya adalah bagaimana kita mampu mendudukkan kader terbaik kita menjadi pemimpin negeri yang kita cintai ini. Kita semua berkewajiban dan saya siap memberikan komando, sampai tujuan," kata dia.

Lebih lanjut, ia menilai anggota GP Ansor dikenal patuh terhadap instruksi dan perintah pemimpinnya. Ia pun mengibaratkan Ansor dan Banser seperti sebuah barisan. Barisan, kata Yaqut Cholil Qoumas, harus kompak saat berjalan beriringan.

Karena itu, dia menekankan jika ada kader yang tak patuh dengan perintah pimpinan Ansor, artinya harus siap dikeluarkan dari barisan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top