News

Yodi Prabowo Diduga Tewas Bunuh Diri, Ini Kata Pakar!

yodi prabowo

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Henny menilai kematian Yodi Prabowo (26), Editor Metro TV News harus ada kesimpulan-kesimpulan lainnya dari ahli-ahli lainnya selain forensik dan kriminal.

Menurutnya, perlu adanya edukasi terhadap masyarakat tentang adanya pemikiran terintegrasi, baik dari sisi kesehatannya, sisi reaksi masyarakatnya, dan tidak menimbulkan asumsi-asumsi liar.

“Harus  ada pemikiran terintegrasi sisi kesehatannya, sisi reaksi masyarakat,  dan tidak menimbulkan asumsi-asumsi liar kasihan keluarganya,” kata Henny (25/7/2020).

Ia menjelaskan korban Yodi  ditemukan dalam keadaan yang bukan bunuh diri. “Kita masuk ke dalam dinamakan bunuh diri dan dia melakukan penyiksaan tidak menyimpulkan bunuh diri. Seperti kita ketahui orang-orang bunuh diri itu dengan cara cepat seperti memotong nadinya, menembak diri sendiri, lompat, gantung diri, minum racun,” tegasnya.

Menurutnya, tidak perlu mengambil keputusam secara sepihak harus diperlukam pemikiran terintegrasi seperti dikaitkan para ahli seperti pakar hukum, ahli forensik, kriminolog, dan psikolog.

“Harus ada psikologi kenapa motif dia bunuh diri depresi kenapa, dengan dibunuh pasti beda posisinya,” terangnya.

Polisi menunjukkan rekaman kamera pengawasa Yodi membeli sebuah Pisau di Ace Hardware. “Rekaman Kamera CCTV itu petunjuk satu sisi saja. Ilmu kejahatan secara luas harus libatkan para ahli tusukan apa dia bunuh diri secara paksa kalau bunuh,” paparnya.

Kematian Yodi menjadi harakiri dijadikan cepat. “Kalau memang apa motifnya apa yang memperkuat dirinya?. Sebaiknta buat tim investigasi kepada masyarakat ini,” terangnya. 

Pengakuan Ibu Yodi Prabowo Editor Metro TV Sebelum Kematiannya

yodi prabowo

Turinah, ibu editor Metro TV, Yodi Prabowo, mengaku sebelum ditemukan tewas anaknya sempat bertemu dengan pacaranya dan perempuan lain pada Rabu (8/7/2020).  

Disebutkannya perempuan lain yang dimaksud berinisial L yang dikatakan sebagai pihak ketiga dalam hubungan cinta Yodi dengan pacarnya Suci Fitri.

Terungkapnya sosok L tersebut dikatakan Turinah berdasarkan pengakuan Suci yang datang kepadanya untuk mengadu.   

Diceritakannya Yodi, Suci, dan L pernah bertemu di sebuah kafe dekat kantor Metro TV beberapa hari sebelum Yodi ditemukan tewas. Dalam pertemuan tersebut, Yodi diminta memilih L atau Suci untuk memperjelas hubungan asmara mereka.

Yodi pun memilih Suci dengan alasan telah lama dipacarinya. Turinah pun mengaku tak pernah kenal dengan L. Namun sepengetahuannya L selama ini mengejar-ngejar Yodi dalam urusan asmara.

Dari informasi yang Turinah dapatkan, L berambisi untuk mendapatkan hati Yodi.
“Gue harus dapetin Yodi, gue harus dapetin Yodi, katanya begitu. Pacarnya (L) sampai diputusin,” ucap dia

Berita Terkini

To Top