News

Yusril : Ahok Mau Tiru Gaya Pak Harto

yusril

Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum Luar Batang mengkritik pernyataan Gubernur DKI Jakarta Ahok, yang mengatakan ‘class action’ menghalangi pembangunan.

Yusril yang rencananya mengajukan class action terkait rencana Pemrov DKI Jakarta menertibkan pemukiman disekitar Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Yusril menyatakan bahwa pernyataan Ahok tersebut mirip dengan pernyataan Presiden Kedua Republik Indonesia ‘Soeharto’.

“Itu Ahok mau niru-niru Pak Harto, tetapi enggak kayak Pak Harto. Kalau Pak Harto dulu sering bilang ini menghambat pembangunan,” kata Yusril saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (24/5).

menurut yusril masyarakat sedang menyaksikan bagaimana suatu kebijakan berhadapan dengan hukum. Class Action, menurutnya adalah suatu langkah hukum yang dilakukan masyarakat.

Yusril mengatakan, “Saya baru dengar kalau class action langkah hukum yang ditempuh menghambat pembangunan.”

Yusril menambahkan, “Pak Harto dulu saja bilang menghambat pembangunan, benar-benar menghambat. namun kalau ambil langkah hukum ke pengadilan kan enggak bisa dibilang sebagai menghambat pembangunan.”

Ahok mempersilakan ‘Yusril’ kuasa hukum warga kampung Luar Batang untuk melakukan class action. Namun dia mengatakan gugatan secara berkelompok tersebut hanya menghambat pembangunan.

Ahok mengatakan (23/5), “Nanti terulang lagi kasus PAM. Anda class action artinya menghalangi pembangunan. Pembangunan digantung begitu lama. Lalu, begitu anda kalah, anda enggak dihukum lagi.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top