Sports

Gaya Andalan Bruno Fernandes Saat Tendangan Penalti Harus Dilarang

Gaya Andalan Bruno Fernandes Saat Tendangan Penalti

This post is also available in: English

Dalam pertandingan Manchester United melawan West Bromwich Albion (WBA) yang digelar pada Sabtu, (21/11/2020), klub yang mendapat julukan The Red Devils mendapatkan kesempatan penalti setelah tendangan Juan Mata yang mengenai tangan salah satu pemain West Bromwich Albion (WBA). Kejadian tersebut memberikan kesempatan Manchester United untuk melakukan tendangan penalti. Seperti biasanya, ketika klub tersebut mendapatkan kesempatan untuk penalti, yang menjadi eksekutor penalti adalah Bruno Fernandes.

Perlu diketahui bahwa Bruno Fernandes merupakan salah satu eksekutor penalti milik Manchester United yang memiliki teknik pada tendangan penaltinya. Bisa dibilang dia cukup ahli dalam mengeksekusi penalti dengan total 7 gol sejak Januari sampai November 2020 khusus di Liga Inggris. Dia memiliki gaya tendangan yang mana jarang dilakukan oleh pemain sepak bola lainnya. Gaya tendangan penalti yang selalu dilakukan oleh Bruno Fernandes yaitu melompat terlebih dahulu baru melakukan tendangan.

Penalti

Pada saat, Manchester United mendapatkan kesempatan penalti, dia menggunakan gaya tersebut untuk menendang bola ke gawang. Ketika tendangan Bruno yang mengarah ke kanan gawang sebetulnya bisa saja ditepis oleh kiper West Bromwich Albion (WBA) yang bernama Sam Johnstone. Hanya saja, salah satu wasit utama pertandingan meminta Bruno untuk mengulangi penalti.

Pengulangan tersebut disebabkan karena sebelum Bruno menendang bola, kaki Sam Johnstone terlihat bergerak maju dari garis gawang. Hal itu merupakan sesuatu yang dilarang dalam aturan sepak bola. Di percobaan kedua, Bruno masih saja menggunakan gaya tendangan penalti yang sama.

Kebetulan di eksekusi pertama tendangan Bruno berhasil digagalkan oleh Sam Johnstone yang saat itu bisa membaca arah bola. Pada eksekusi kedua pun, Sam Johnstone pun berhasil membacanya, hanya saja bola yang ditendang mengarah ke arah kiri dengan kekuatan tendangan yang kuat. Hasilnya bola tersebut masuk dan membuat Manchester United menang dengan skor 1-0 atas West Bromwich Albion (WBA).

Meskipun kerap sukses, namun gaya tendangan yang dimiliki oleh Bruno sebenarnya memiliki resiko. Jika gaya tersebut dilakukan, maka penendang bola akan kehilangan ancang-ancang karena harus melompat terlebih dahulu sehingga nantinya laju bola akan melambat Memang eksekusi tersebut ditujukan untuk penendang bola yang berlawanan dengan kiper pada saat penalti. Bagi kiper yang tidak tertipu dengan eksekusi tersebut, laju bola yang lambat akan menjadi keuntungan sendiri.

Meskipun pertandingan pada Minggu, 22 November 2020 dini hari membawa kemenangan untuk Manchester United, setelah pertandingan selesai, Sam Johnstone yang saat itu sebagai kiper untuk tendangan penalti dari Bruno Fernandes meminta agar gaya penalti andalan Bruno Fernandes dilarang. Permintaan tersebut diungkapkan melalui akun twitter pribadinya @samjohnstone50.

Tweet Sam Johnstone

“Seorang penyerang tidak boleh melompat sebelum melakukan tendangan penalti” ujar Sam Johnstone

Saat ini, gaya penalti ala Bruno Fernandes menjadi sorotan dari berbagai pihak karena dinilai tidak adil bagi kiper klub lainnya. Salah satu pemain Arsenal yang bernama Ian Wright setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Sam Johnstone. Dia menilai bahwa seharusnya gaya penalti andalan Bruno tidak diperbolehkan karena itu tidak adil bagi kiper. Oleh karena itu, dia meminta Premier League selaku penggerak Liga Inggris untuk membuat kebijakan baru yang berisikan larangan menggunakan gaya penalti tersebut.

Dikutip dari Team Talk, Senin (23/11/2020), Ian Wright mengungkapkan bahwa itu sulit terutama untuk kiper. Pemain yang melakukan penalti boleh melompat maupun melakukan ha-hal lain, tetapi seorang kiper tidak bisa melakukan apapun, bahkan mengangkat kakinya dari garis gawang pun tidak boleh. Sebaiknya pembuat kebijakan harus menghentikan pemain-pemain yang melakukan gaya melompat sebelum menendang bola pada saat penalti. Pemain yang melakukan tendangan penalti seharusnya hanya berlari ke arah bola kemudian menendangnya. Jika mereka bisa bergerak dengan bebas tetapi kiper tidak boleh bergerak, maka itu tidak adil.

Memang gaya penalti andalan Bruno Fernandes ini unik dan jarang pemain yang memiliki gaya andalan. Namun, perlu diketahui bahwa Bruno Fernandes bukan satu-satunya pemain sepak bola yang memiliki gaya tendangan andalan. Salah satu gelandang klub Chelsea yang bernama Jorgihno pun memiliki gaya yang sama ketika diminta sebagai pemain yang melakukan penalti.

Foto Jorginho yang memiliki gaya tendangan sama ketika penalti

Sekian informasi mengenai Bruno Fernandes yang memiliki gaya tendangan penalti andalan, namun gaya tersebut mendapatkan berbagai komentar dari berbagai pihak yang menganggapnya tidak adil bagi semua para kiper.

Semoga apa yang diulas di dalam tulisan ini memberikan pengetahuan bagi kalian terutama penggemar sepak bola terkait apa yang terjadi pada pertandingan Manchester United melawan West Bromwich Albion (WBA), Minggu (22/11/2020) pukul 03.00 WIB.

To Top