Sports

Hina Lawannya Teroris, #SouthKoreaRacist Puncaki Trending Topic Twitter

Hina Lawannya Teroris, #SouthKoreaRacist Puncaki Trending Topic Twitter

#SouthKoreaRacist memuncaki trending topic Twitter Indonesia dan beberapa negara lain. Hal itu bermula dari Javad Foroughi asal Iran sukses merebut medali emas dari cabang olahraga menembak 10 meter air pistol Putra. Namun sayang kesuksesannya ini dicibir oleh atlet asal Korea Selatan Jin Jong-oh. Atlet Negeri Ginseng itu mempertanyakan keterliata Foroughi, yang ia sebut ‘teroris’. Selain itu, Jin juga mempertanyakan IOC (Komite Olimpiade Internasional) yang mengizinkan Foroughi berpartisipasi.

“Bagaimana bisa seorang teroris menjadi pemenang utama? Ini merupakan hal paling aneh dan lucu,” kata Jin Jong-oh seperti mengutip dari Metro.co.uk dari laporan Korean Times. Peryataan Jin itu pun jadi kontroversial dan memantik perdebatan banyak pihak. Hingga akhirnya, legenda menembak Korea Selatan itu meminta maaf atas pernyataannya tersebut melalui media sosial.

“Saya minta maaf karena menyebabkan kontroversi dengan komentar yang tak pantas selama wawancara bersama media saat saya kembali ke Bandara Incheon. Saya sangat merenungkannya, dan saya minta maaf kepada Forughi yang terluka karena pernyataan saya,” kata Jin Jong-oh.

Lihat Juga: Tak Mau Bertanding Lawan Israel, Judoka Aljazair Mundur Dari Olimpiade  Tokyo 2020

Walau sudah mengeluarkan permintaan maaf, namun karena ulahnya itu muncul #SouthKoreaRacist yang menggema di berbagai media sosial, khususnya Twitter.

Jin Jong-oh sendiri bukanlah nama baru di dunia olahraga menembak. Sejumlah ajang olahraga menembak bergensi telah ia ikuti. Ia meraih medali pertamanya pada Olimpiade 2004 yang dihelat di Yunani. Berlaga di nomor pistol 10 meter putra dan pistol bebas 50 meter putra, ia membawa pulang medali perak.

Prestasinya semakin diakui saat ia berhasil menyabet medali emas pada Olimpiade Beijing 2008. Ia berhasil meraih medali emas nomor pistol 50 meter putra, bukan hanya itu, di nomor pistol 10 meter putra ia juga mendapat medali perak.

Tak berhenti di situ, Jin Jong-oh juga berpartisipasi di Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016. Pada 2012 ia menyabet 2 medali emas, sementara pada 2016 ia meraih 1 medali emas. Bahkan dirinya dinobatkan sebagai atlet menembak pertama yang berlomba di ajang Olimpiade selama 5 tahun berturut-turut sejak 2004 hingga Olimpiade Tokyo 2020 kali ini.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top