Sports

Indonesia Peringkat Ke-2 Pemberi Bonus Olimpiade Tokyo Terbesar

Bonus Atlet Berprestasi Di Olimpiade Tokyo 2020

Indonesia menempati posisi ke-2 sebagai negara pemberi bonus terbesar kepada atlet yang meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Lebih dari 11.000 atlet dari 206 negara akan tampil di 33 cabang olahraga pada Olimpiade yang diadakan di Jepang ini.

Indonesia sendiri mengirimlan 28 kontingen plus satu cadangan dari 8 cabang olahraga. Jumlah tersebut tak berbubah dari Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 di Brasil lalu. Saat itu, Indonesia juga menjadi negara kedua yang memberikan bonus terbesar bagi atletnya yang meraih medali emas setelah Singapura. Berikut ini 5 negara pemberi bonus terbesar di Olimpiade Tokyo 2020.

  1. Hongkong

Mengutip Swimswam.com, Hongkong dikabarkan akan memberi atletnya bonus sebesar 5 juta dolar Hongkong atau sekitar Rp 9,4 miliar jika berhasil meraih emas individu. Diketahui jumlah tersebut naik 66% dari bonus yang diberikan pada saat Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

  1. Indonesia

Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memastikan bonus yang diberikan kepada atlet yang meraih medali pada gelaran Olimpiade tahun ini akan sama dengan sebelumnya. Yaitu, untuk medali emas akan diberi bonus Rp 5 miliar, medali perak Rp 2 miliar dan medali perunggu 1 miliar. Ia juga memastikan bonus yang diberikan kepada para atlet nantikan tak dipotong pajak seperti yang diterapkan pada tahun 2016 lalu.

  1. Perancis

Dilansir dari laporan Indianpaper, pemerintah Perancis berjanji akan memberi bonus 65 ribu Euro atau sekitar Rp 1,1 miliar untuk peraih medali emas di Olimpiade Tokyo. Selain itu, peraih medali perak juga akan mendapat bonus 25 ribu Euro atau sekitar Rp 599 juta. Sementara peraih perunggu akan mendapat dan 15 ribu Euro atau Rp 257 juta.

Lihat Juga: Jokowi Lepas 28 Kontingen Indonesia Untuk Olimpiade Tokyo 2020

ANS (Badan Olahraga Nasonal) juga akan memberikan bonus kepada federasi olaharga cabang olahraga berprestasi sebesar 35 ribu Euro atau Rp 599 juta. Para pelatih peraih medali juga akan mendapat bonus.

  1. Jepang

Media Jepang, Kyodonews melaporkan bahwa Komite Olahraga Jepang sudah menetapkan bonus bagi para atlet peraih medali. Para atlet berprestasi ini akan diberi bonus 5 juta yen atau Rp 660 juta bagi peraih medali emas, 2 juta yen atau Rp 264 bagi peraih medali perakdan 1 juta yen atau Rp 132 juta bagi peraih medali perunggu.

Bahkan khusus cabang olahraga bisbol, NOC Jepang tak ragu-ragu untuk mengganjar bonus tambahan sebanyak 10 juta yen atau Rp 1,3 miliar untuk masing-masing dari 24 atlet yang terdaftar. Karena, emas dari bisbol merupakan yang paling ditunggu oleh masyarakat Jepang.

  1. Amerika Serikat

Peraih medali emas akan diberi US$ 37.500 atau Rp 545 juta, perak US$ 22.500 atau Rp 327 juta dan perunggu US$ 15.000 atau Rp 218 juta. Jumlah bonus yang diberikan tersebut adalah peningkatan dibanding Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Saat itu, para atlet berprestasi Amerika Serikat hanya mendapat bonus US$ 25.000 bagi peraih medali emas. Selain itu, pemerintah AS juga akan membebaskan pajak untuk bonus yang diperoleh para atlet.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top