Sports

Kronologi Roman Abramovich Disanksi Inggris karena Hubungannya dengan Putin

Kronologi Roman Abramovich Disanksi Inggris karena Hubungannya dengan Putin

Pemilik Chelsea yang juga seorang triliuner, Roman Abramovich, dijatuhi sanksi oleh pemerintah Inggris karena hubungannya dengan pemerintah Rusia di bawah Presiden Vladimir Putin.

Abramovich mendapatkan sanksi yang berdampak ke klub miliknya. Pasalnya, hukuman dari pemerintah Inggris itu membuat klub berjuluk Si Biru dari Kota London ini tak bisa menjalankan perniagaan.        

Pengusaha baja tersebut juga dilarang menjual Chelsea. Thomas Tuchel pun tidak bisa membeli maupun memperpanjang kontrak para pemain. Penjualan tiket no-terusan dan pelarangan penjualan souvenir juga merupakan bagian dari sanksi yang harus diterima oleh klub.

Kedekatan Roman Abramovich dengan Putin tiba-tiba menjadi sorotan usai invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Lihat Juga: Sejarah Konflik Rusia vs Ukraina yang Kini Makin Memanas

Tidak sampai satu hari setelah serangan itu, anggota parlemen Inggris mendorong agar Abramovich dihukum akibat isu kedekatannya dengan Putin dan dugaan korupsi.

Pada 27 Februari, Putin mengumumkan ia memberi kewenangan kepengurusan serta perawatan Chelsea. Pengusaha yang telah memiliki Chelsea sejak tahun 2003 itu pun lepas tangan soal klubnya, tetapi tidak menjelaskan tentang status kepemilikan klub.

Roman Abramovich Umumkan Penjualan Chelsea

Geger bukan hanya itu, Abramovich kemudian mengumumkan penjualan klub pada 2 Maret 2022. Ia merilis pernyataan resmi bahwa dirinya akan menjual Chelsea. Dalam pernyataan yang dikeluarkan The Blues, ia mengonfirmasi sejumlah rumor terkait penjualan klub yang telah beredar sejak beberapa waktu terakhir.

“Tolong ketahuilah bahwa ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat, dan menyakitkan bagi saya untuk berpisah dengan klub dengan cara ini. Namun, saya yakin ini demi kepentingan terbaik Klub,” tutur Abramovich melalui pernyataan resminya mengutip Daily Mail.

Banyak berita terkait reaksi penjualan itu pun tersiar. Mulai dari respons Thomas Tuchel yang menyebut dirinya terkejut hingga keinginan bintang MMA Conor McGregor untuk membeli klub yang sempat dijuluki The Pensioners tersebut.

Bukan hanya McGregor, sejumlah orang kaya dari Amerika Serikat dan Eropa juga dikabarkan berminat membeli Chelsea.

Di tengah ramainya pemberitaan tersebut, Abramovich disebut berpesan supaya Chelsea tidak jual kepada orang asal Arab Saudi dan Turki dengan alasan politis.

Dua pekan usai perang Rusia Ukraina, pemerintah Inggris resmi memberikan sanksi kepada Roman Abramovich. Dengan keputusan tersebut, maka niat Abramovich untuk menjual Chelsea tidak dapat terwujud karena pembekuan klub yang tak memungkinkan tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu untuk dijual.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top