Sports

Polemik Formula E Jakarta 2022, dari Sindiran Giring Ganesa hingga BUMN Tak Beri Sponsor

Formula E Jakarta 2022

Formula E Jakarta 2022 resmi digelar pada hari ini, Sabtu (4/6/2022) di Jakarta International E Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara. Ajang ini akhirnya terealisasi usai tertunda karena pandemi COVID-19.

Menjelang penyelenggaraanya, banyak drama muncul, mulai dari sindiran politik, kepastian sirkuit yang berpindah-pindah, hingga disebut tidak disponsori BUMN.

Salah satunya dari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesa yang melontarkan sindiran terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, termasuk tentang lintasan.

Giring menyebut sirkuit Formula E tidak bakal selesai hingga tenggat waktu balapan. Hal tersebut ia sampaikan setelah meninjau langsung ke lokasi ketika sirkuit itu belum dibangun.

Tetapi, Anies tidak menggubris sindiran tersebut. Dia justru menyebut Giring mempunyai banyak waktu sehingga bisa bepergian ke berbagai tempat, termasuk meninjau lokasi yang kini dijadikan JIEC.

Lihat Juga: Giring Geleng-geleng Lihat Lokasi Formula E, Diminta Tak Nyinyir

Polemik BUMN Tidak Beri Sponsor untuk Formula E Jakarta 2022

Polemik baru baru saat lintasan Formula E Jakarta 2022 selesai dibangun dan balapan segera digelar.

Ketua Paniti Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni mengatakan tidak ada satu pun sponsor dari BUMN. Padahal, kegiatan ini adalah ajang internasional yang dinilai seharusnya mendapatkan dukungan dari perusahaan negara.

“BUMN tidak berikan sponsor apapun. PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full,” tulis Sahroni lewat akun Instagram @ahmadsahroni88, Kamis (2/6/2022).

Ia pun mempertanyakan posisi kementerian pimpinan Erick Thohir itu sebab tak ada BUMN yang menjadi sponsor.

“Kami nggak ngotot minta, tapi ngotot untuk jadi bagian Indonesia,” tambah Sahroni.

Meski begitu, ia tetap mengundang Erick Thohir untuk menghadiri ajang balap Formula E Jakarta 2022.

Lihat Juga: PDIP dan Gerindra Komentari Jokowi-Anies Tinjau Sirkuit Formula E

Sementara itu Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga angkat bicara terkait polemik tersebut. Arya menuturkan alasan utama BUMN tidak menjadi sponsor Formula E yaitu proposal kerja sama dari panitia Formula E baru diterima BUMN sekitar sebulan sebelum acara digelar.

“Kementerian BUMN menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship dari panitia penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 rata-rata sebulan sebelum event itu diselenggarakan,” jelas Arya.

Padahal menurutnya, para perusahaan negara biasanya menerima proposal kerjasama sponsor paling tidak tiga bulan sebelum acara. Bahkan, kadang bisa setahun sebelumnya.

“Dengan demikian, ada waktu yang cukup untuk melakukan kajian sebelum mengambil keputusan yang didasari oleh aspek bisnis dan kontribusi nilai sosial BUMN kepada masyarakat,” lanjut dia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top