Sports

Real Madrid Kalah Oleh Barcelona, Zindane diDesak Untuk Dipecat

Real Madrid Kalah Oleh Barcelona, Zindane diDesak Untuk Dipecat

Kekalahan memalukan Real Madrid dari Barcelona di kandangnya Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) lalu masih jadi pembicaraan bagi penggemar sepak bola dunia. Kini yang jadi sasaran adalah pelatih Rel Madrid Zinedine Zidane yang diusulkan agar dipecat.

Banyak pihak yang menilai kekalahan itu disebabkan strategi yang diterapkan Zidane salah. Terutama menempatkan empat gelandang sekaligus yaitu Casemiro Toni Kroos, Mateo Kovacic, dan Luka Modric.

Dari empat gelandang ini, Kovacic diberi tugas menempel Lionel Messi. Inilah yang dinilai mengapa Rel Madrid babak belur di babak kedua. Pasalnya Kovacic meski mampu mematikan Messi namun kesempatan itu digunakan pemain Barca lainnya seperti Suarez dan Roberto lebih leluasa tanpa penjagaan berarti.

Akibat kekalahan itu, Los Blancos tercecer di peringkat keempat La Liga, dengan selisih 14 poin di belakang rival abadi mereka Barcelona yang kokoh di puncak klasemen.Selisih poin seperti ini tentu jarang dirasakan oleh Madrid.

Situasi ini kemudian mencuatkan spekulasi, posisi Zidane sebagai juru taktik Si Putih dalam bahaya.

Namun, Thierry Henry mantan pemain Arsenal dan Barcelona justru menganggap lucu usulan tersebut, mengingat pencapaian Zizou sejak mengambil alih klub dari Rafael Benitez dua tahun silam.
“Bicara tentang Zizou dipecat adalah lucu menurut saya, mengingat apa yang telah ia lakukan.

“Apakah ia tidak boleh memiliki sedikit jeda di perjalanan bersama timnya? Ini sesuai dengan pekerjaannya, karena ketika Anda tidak perform, mereka mengajukan pertanyaan, tapi ayolah, ia melakukan pekerjaan luar biasa.”

Zidane telah memenangi dua trofi Liga Champions dan satu La Liga selama membesut Madrid, namun dihujani kritik atas keputusan taktiknya melawan Barca, terutama dengan memasukkan Mateo Kovacic ketimbang Isco di lini tengah dan menempatkan Gareth Bale di bench. Namun, Henry memberikan pembelaan pada kompatriotnya.

“Saya ingin membawanya kembali ketika ia tiba. Ia melakukan sesuatu yang Rafa Benitez berusaha melakukannya, memainkan Casemiro, dan para penggemar mengizinkannya.

“Di awal [kedatangan], mereka mereka tidak bermain seperti yang ingin dilihat fans Madrid, tapi mereka memenangi pertandingan.

“Ia memenangkan Liga Champions dua kali beruntun dan yang lainnya, dan hingga 45 menit pertandingan ini, apa yang ia lakukan tidak buruk.

“Hari ini bagi saya, tidak seharusnya mengubur apa yang diberikan Zizou. Orang akan mengatakan ia memiliki pemain, ia punya ini dan itu, tapi tetap, Zizou melakukannya dengan menempatkan Casemiro.

“Pelatih dapat memberi Anda taktik dan rencana, tapi tim Anda harus mengeksekusi dengan apa yang terjadi di lapangan.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top