Sports

UPDATE: Korban Tragedi Kanjuruhan Jadi 130 Orang!

Update Korban Tragedi Kanjuruhan

Korban tewas tragedi Kanjuruhan setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya bertambah jadi 130 orang. Menurut data terbaru, korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan dari 127 orang menjadi 130 orang.

Kepastian tersebut diungkap oleh Kadinkes Kabupaten Malang Wijayanto Wijoyo dalam wawancara bersama CNN TV, Minggu (2/10/2022).

“Meninggal dunia ada 130 orang. Jadi bertambah satu. Para korban yang sudah teridentifikasi langsung kita bawa ke rumahnya masing-masing,” kata Wijayanto.

“Yang masih ada di dua Rumah Sakit Pemerintah adalah dua korban meninggal yang tidak teridentifikasi. Sisanya yang di RS memang yang tidak teridentifikasi oleh keluarga atau kerabat.

Lihat Juga: Ditembakkan Polisi Saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Ini Efek Menghirup Gas Air Mata

Sebelumnya Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan jumlah korban meninggal 127 orang.

“Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri,” ujar Nico.

Kronologi Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Orang

Tragedi Kanjuruhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya. Pertandingan tersebut dimulai pukul 20.00 dan berlangsung sengit, namun tuan rumah tak beruntung karena tunduk dari Persebaya dengan skor 2-3.

Nico menceritakan awalnya laga tersebut berjalan lancar. Tetapi setelah laga berakhir sejumlah suporter Arema yang merasa kecewa turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Aparat pun melakukan upaya pengamanan dan pencegahan dengan mengalihkan para suporter agar tidak turun ke lapangan. Semakin lama kemarahan para suporter tak terkendali, dan penonton mulai melemparkan benda-benda ke lapangan.

Untuk meredakan kemarahan pendukung Arema FC (Aremania), polisi melepaskan tembakan air mata. Karena tembakan tersebut, suporter mencoba menghindar dan terjadi kepanikan hingga situasi semakin tak terkendali.

Lihat Juga: Arema FC Dikalahkan Persebaya, Suporter Ngamuk Rusak Lapangan 127 Orang Meninggal

Banyak dari penonton yang sesak napas akibat menghirup gas air mata. Selain itu, banyak pula yang terinjak-injak penonton lain yang berusaha menyelamatkan diri.

Tragedi Kanjuruhan ini pun mengakibatkan dua kendaraan polisi rusak, salah satunya dibakar. Fasilitas lain di stadion dilaporkan juga turut dibakar.

Bukan hanya di dalam, kerusuhan juga merembet hingga luar stadion. Total delapan kendaraan kepolisian dirusak. Para pemain Persebaya bahkan tertahan hingga satu jam di dalam kendaraan taktis polisi.

Sekitar pukul 03.00, Minggu (2/10/2022), Polda Jawa Timur mengadakan konferensi pers terkait tragedi Kanjuruhan. Dari 130 orang yang tewas tersebut, dua di antaranya adalah polisi.

Akibat kejadian ini, PSSI memberikan hukuman pada Arema FC yaitu dilarang menjadi tuan rumah selama Liga 1 2022/2023.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top