Tech & Auto

Data Pengguna Shopback Jangan Bocor di 2021

Kebobolan Data Pengguna Shopback 2020 Jangan Terulang di 2021

Data pengguna shopback dilaporkan mengalami kasus kebocoran pada tahun 2020 lalu, sehingga jangan sampai terulang kembali tahun 2021 ini. Platform kurator e-commerce sekaligus cashback rewards asal Singapura tersebut memberikan keterangan resmi melalui e-mail. E-mail tersebut terkirim pada seluruh penggunanya. Isi email tersebut tentang akses ilegal menuju sistem data pengguna.

Kasus Bocornya Data Pengguna Shopback Masih Berada dalam Tahap Investigasi

Kasus yang menyangkut data pengguna shopback ini baru terjadi beberapa hari yang lalu. Dari pihak shopback sendiri masih tengah melakukan tahap investigasi terkait hal tersebut. Menurut perusahaan platform asal Singapura tersebut, belum ada bukti penyalahgunaan informasi pribadi pelanggan.

Akantetapi, kemungkinan terjadinya hal tersebut masih ada. Menindaklanjuti hal tersebut, pihak perusahaan Shopback memastikan informasi penting pelanggan seperti password masih terlindungi melalui sistem enkripsi. Begitu pula dengan data kartu kredit pelanggan tidak tersimpan dalam sistem aplikasi tersebut.

Untuk mencegah kemungkinan terburuk, pihak Shopback menganjurkan pelanggannya mengganti password mereka. Sebaiknya data pengguna shopback berupa kata sandi tersebut berbeda dengan kata sandi pada aplikasi lainnya. Tujuannya agar akun pengguna lebih aman.

Meski Sempat Dibobol, Aplikasi Masih Dapat Berjalan Normal

Meski Sempat Dibobol, Aplikasi Masih Dapat Berjalan Normal
Meski Sempat Dibobol, Aplikasi Masih Dapat Berjalan Normal

Walaupun terjadi kasus demikian, operasional ShopBack masih dapat pengguna gunakan dari akun mereka. Tidak terdapat gangguan yang para pelanggan rasakan dari platform tersebut.

Shopback adalah startup belanja yang menghubungkan konsumen dengan merchant. Hal yang menjadi perbedaan startup ini dengan e-commerce lainnya adalah startup ini menawarkan cashback tambahan. Ketika penggunanya berbelanja melalui aplikasi startup tersebut, cashback akan langsung diterima. Tidak ada syarat pembelian minimum serta tanpa batasan cashback.

Selain negara Indonesia, aplikasi ini juga beroperasi pada beberapa negara lain. Enam negara tersebut adalah Australia, Taiwan, Thailand, Filipina, Malaysia, serta Singapura.

Data Pengguna Shopback Bocor, Informasi Apa Saja yang Terancam Bahaya

Beberapa hari yang lalu kasus serupa juga menimpa platform RedDoorz. Dari email pada pengguna aplikasi tersebut, Kunwar Asheesh selaku CTO sekaligus Co-founder RedDoorz menginfokan terkait kejadian ini. Pada awal pekan akhir September ini pihak RedDoorz menyadari terdapat insiden terkait akses tidak sah pada sistem yang memuat data pribadi pelanggan.

Data pelanggan yang diretas tersebut mencakup nama pelanggan,nomor telepon,  alamat email, serta detail pemesanan. Namun, terkait informasi kartu kredit serta kata sandi tidak termasuk data yang diretas.

Kunwar menyampaikan, saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi serta peninjauan sistem IT dan keamanan. Startup tersebut juga mengubah semua kunci terhadap akses sistem. Selain itu kunci akses kredensial juga berubah. Sebagai pengamanan ekstra, sebaiknya aktifkan otentifikasi secara bertingkat.

Tak berbeda jauh dengan platform RedDoorz, Shopback juga telah mengirimkan email tentang pemberitahuan kejadian pembobolan tersebut. Isi email tidak memuat tentang data pengguna shopback apa yang diretas. Namun, melalui situs web Shopback Australia dijelaskan data pelanggan yang diambil meliputi nama, tanggal lahir, jenis kelamin, informasi kontak, serta nomor rekening. Melalui situs tersebut diketahui akses ilegal terjadi tanggal 17 September 2020. Setelah mengetahui adanya pembobolan, pihak perusahaan segera mengamankan dan menghapus akses yang ilegal.

Bagi Anda pelanggan aplikasi Shopback, Anda tak perlu khawatir sebab kejadian ini tidak sampai mengancam keamanan kata sandi dan informasi credit card Anda. Selain itu, cashback serta voucher yang Anda miliki tidak terpengaruh insiden tersebut.

Data Pengguna Shopback Kebobolan, Untuk Berjaga-jaga Ganti Kata Sandi Anda

Data Pengguna Shopback Kebobolan, Untuk Berjaga-jaga Ganti Kata Sandi Anda
Data Pengguna Shopback Kebobolan, Untuk Berjaga-jaga Ganti Kata Sandi Anda

Insiden yang terjadi membuat ShopBack meminta pelanggan untuk segera mengubah kata sandi akun mereka. Sebaiknya para pengguna tidak menggunakan kata sandi yang sama untuk akun e-commerce maupun media sosial lainnya.

Sebaiknya Anda mengganti password dengan kombinasi huruf besar dan kecil serta angka. Hal yang perlu Anda ingat ketika melakukan kombinasi kata sandi ini adalah jangan mengulangi huruf, angka, serta simbol yang letaknya berdekatan.

Kata sandi sebaiknya juga mudah diingat. Selain itu ada baiknya Anda tidak menggunakan informasi kehidupan pribadi Anda sebagai kata sandi. Misalnya saja tanggal lahir Anda dan hal-hal pribadi lainnya. Hindari pula menjadikan nama binatang peliharaan Anda maupun nama anggota keluarga Anda sebagai kata sandi.

Karena beberapa data pengguna shopback telah bocor, maka pengguna sebaiknya lebih waspada terhadap email atau telepon yang masuk. Terutama jika email maupun telepon tersebut mencurigakan. Tidak menutup kemungkinan data yang bocor digunakan untuk tindak penipuan maupun kejahatan lainnya.

Tips Aman Berbelanja Melalui Situs Online

Tips Aman Berbelanja Melalui Situs Online
Tips Aman Berbelanja Melalui Situs Online

Berbelanja online memang memberikan berbagai kemudahan dan kenyamanan. Namun, ada saja oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya untuk melakukan kejahatan.  Salah satunya adalah hack dan kloning. Untuk mencegah kemungkinan terburuk, Anda dapat melakukan hal-hal berikut.

  1. Pastikan online shop tersebut terpercaya. Anda dapat mengetahuinya melalui review pelanggan yang membeli produk melalui platform maupun toko tersebut.
  2. Bacalah kebijakan platform maupun toko online dengan cermat.
  3. Pilihlah metode pembayaran yang paling aman. Anda bisa menggunakan metode COD atau layanan rekening bersama.
  4. Simpanlah bukti transaksi Anda.
  5. Ketika berbelanja, selalu pakai komputer maupun gawai milik Anda sendiri. Keamanan informasi Anda dapat terancam jika Anda mengaksesnya melalui komputer warnet maupun PC orang lain.

Demikian informasi tentang bobolnya sistem salah satu platform belanja terbesar Indonesia. Selalu berhati-hati ketika berbelanja online, ya. Jangan langsung percaya terhadap email maupun telepon yang mencurigakan dan mengatasnamakan platform belanja. Happy Shopping, everyone!

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top