Tech & Auto

Elon Musk Jadi Orang Terkaya Di Dunia Berharta Rp 2.700 Trilliun

Elon Musk Jadi Orang Terkaya Di Dunia Berharta Rp 2.700 Trilliun

This post is also available in: English

Posisi Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia baru saja tergeser oleh bos Tesla, yaitu Elon Musk. Menurut Bloomberg, saat ini Musk memiliki kekayaan sekitar USD 194 miliar atau sekitar Rp 2.700 miliar lebih. Pendiri perusahaan mobil Tesla tersebut berhasil menggeser Bezoz yang kini kekayaannya berkisar US$ 9.5 miliar.

Sebenarnya, pada bulan November lalu Musk baru saja naik sebagai orang terkaya dan menggantikan posisi Bill Gates. Sekitar 3 bulan kemudian, bos perusahaan Tesla ini sudah berhasil meraih posisi teratas sebagai orang terkaya di bumi.

Diketahui dalam satu tahun terakhir saham Tesla mengalami pertumbuhan sangat pesat, walaupun industri otomotif dunia juga mengalami kesulitan akibat dari pandemi. Dikutip dari The Verge, Musk telah menaikkan penjualan kendaraan listriknya karena sedan Model 3 dan SUV Model Y yang terjangkau.

Lihat Juga: Toyota Serius Kembangkan Mobil Listrik Saingi Tesla

Pada, Kamis (07/01/2021) saham Tesla naik 7,9%, yang kemudian mengantarkan Elon Musk menggeser posisi Bezos. Pada 2020 lalu, Musk juga berhasil dalam penerbangan luar angkasa bersama Space-X dan mengembangkan Boring Company yang merupakan sebuah perusahaan pembuat moda transportasi super cepat.

Dilansir dari Bloomberg, kekayaan Musk naik hingga US$ 165 miliar hanya dalam beberapa tahun terakhir. Ia disebut-sebut sebagai orang dengan tingkat pertambahan kekayaan tercepat sepanjang sejarah.

Sepanjang 2020 saja Tesla telah memproduksi sekitar setengah juta unit kendaraan dan Market value Tesla terus mengalami peningkatan. Saat ini sendiri angkanya telah mencapai US$ 773.5 miliar.

Pada tahun 2021 ini sendiri, kabarnya Elon Musk akan mengirim timnya ke Indonesia untuk membicarakan soal investasi.

 “Tesla akan mengirim timnya awal Januari nanti ke Indonesia untuk mem-follow up pembicaraan antara bapak Presiden dengan pemilik Tesla, Elon Musk,” ujar Agus Gumiwang saat konferensi pers virtual, Senin (28/12/2020).

Perlu diketahui, rencana pembangunan pabrik Tesla di Indonesia bukanlah untuk perakitan mobil, melainkan untuk produksi baterai mobil listrik. Pemerintah Indonesia memiliki ambisi untuk menjadikan negara ini sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia. Hal tersebut dikarenakan Indonesia memiliki sumber daya yang mumpuni dan memiliki tambang nikel sebagai bahan baku baterai.

To Top