Tech & Auto

Facebook dan Kemunculan Tombol ‘Dislike’

Fitur-fitur Facebook yang Harus Diketahui Oleh Marketing

Tombol ‘Like’ dengan media sosial Facebook sulit sekali untuk dipisahkan. Kedua hal tersebut seperti sudah saling ikat. Dan ketika orang berbicara ‘Like’, kita pasti akan terngiang dengan Facebook. Tombol ‘Like’ biasanya digunakan para pengguna untuk menyampaikan dan menyatakan rasa senang dan sukanya terhadap sesuatu aktivitas yang diunggah oleh seseorang pada laman Facebook.

Namun, bagaimana jika posting-an tersebut adalah sesuatu yang buruk? Tak sedikit dari para pengguna kebingungan ketika orang lain berbagi sesuatu yang menyedihkan. Maka dari itu, akan penting bagi Facebook untuk memberi banyak pilihan daripada menggiring para pengguna terhadap potensi miss komunikasi karena tombol ‘Like’.

Dalam menanggapi permasalahan tersebut, baru-baru ini, Facebook mengabarkan bakal segera menambahkan tombol ‘Dislike’ pada laman media sosialnya. Dikutip dari Daily Mail, Mark Zuckerberg mengutarakan hal tersebut dalam sebuah sesi tanya jawab yang diadakan di markas Facebook, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Tombol ‘Dislike’ nantinya, kata Zuckerberg, menjadi cara bagi orang untuk mengungkapkan empati mereka terhadap suatu posting-an.

Pada kesempatan itu, Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook hampir siap untuk mencoba tombol tersebut. Sebelumnya, para pengguna sudah santer meminta Facebook untuk mengadakan tombol ‘Dislike’ sejak tombol ‘Like’ diperkenalkan pada tahun 2009. “Selama bertahun-tahun, banyak yang menanyakan kepada saya soal tombol ‘Dislike’,” ujar Zuckerberg, Selasa (15/9).

“Mungkin ratusan orang telah bertanya soal ini, dan hari ini adalah hari khusus karena saya bisa sampaikan bahwa kami sedang mengerjakannya dan hampir siap untuk mengetesnya,” tambah CEO Facebook tersebut.

Namun, ia mengatakan tidak ingin jika tombol baru itu akan menjadi mekanisme bagi orang untuk “memberi suara buruk” terhadap posting-an orang lain. Tombol ini digunakan sebagai ganti tombol ‘Like’ untuk menanggapi peristiwa-peristiwa yang dianggap sedih.

Keputusan Zuckerberg dan kolega dengan pengadaan tombol ‘Dislike’ adalah untuk menumbuhkan fungsi Facebook terhadap ragamnya konten yang bermakna bagi para penggunanya. Sekali lagi. Untuk menghindari ambiguitas ketika seseorang menanggapi sebuah postingan. Dilansir Time, sebanyak 1,5 miliar orang di dunia ini menggunakan Facebook diyakini mengalami perasaan beragam di luar ekspresi ‘Like’.

“Jika Anda mengekspresikan sesuatu yang sedih, tentu tak akan nyaman untuk memberi ‘Like’ di publikasi tersebut. Fitur baru ini memungkinkan para teman dan keluarga Anda agar lebih memahami apa yang Anda rasakan,” kata Zuckerberg dikutip dari CNN.

Selain dislike, orang dapat mengirim stiker lain di Facebook Messenger. Ini tersedia sebagai bagian dari paket ‘Like’, seperti hati, tanda perdamaian, tinju protes, tangan memegang seikat bunga dan segelas sampanye.

Bagaimana Facebook lovers? Semakin suka dengan media sosial satu ini?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top