Tech & Auto

‘Haha’, Ekspresi Tawa Paling Populer di Facebook

'Haha', Ekspresi Tawa Paling Populer di Facebook

Siapa yang tak tahu tentang tertawa? Tertawa merupakan sebuah ekspresi kegembiraan. Tawa merupakan bagian dari kelakuan manusia normal hasil dari otak kita dan dapat menolong manusia dalam menjernihkan suasana dalam kehidupan sosial dan dapat mencerminkan emosi dalam percakapan.

Beberapa penelitian bahkan menyebutkan tertawa biasanya bisa membantu kita merasa berenergi dan segar. Dan komedian legendaris dunia, Charlie Chaplin, pun pernah mengatakan bahwa tertawa adalah obat yang bagus untuk menghilangkan rasa nyeri.

 

Namun, bagaimana jika ekspresi tertawa tersebut digunakan di media sosial? Penggunaan ekspresi tertawa di media sosial, kini kerap menjadi bahan sindirian, karena bisa saja sang pengirim pesan tawa dalam hati dan ekspresi sebenarnya ia tak tertawa.

Sebuah penelitian terbaru dikeluarkan oleh salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang social media terbesar di dunia, Facebook. Tim Riset Facebook mengeluarkan penelitian soal ekspresi tertawa yang sering digunakan dalam laman Facebook.

Facebook, yang banyak kita nilai sebagai sebuah media sosial yang tertua kedua setelah Friendster, pernah hits sebelum kedatangan Twitter. Diluncurkan pada Februari 2004, Facebook dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook Inc. Belum genap 10 tahun, pada tahun 2012, pengguna aktif Facebook berjumlah satu miliar, yang lebih dari separuhnya bermain via telepon genggam ata handphone.

Dalam hasil penelitian yang mereka rilis, ada 4 ekspresi yang paling sering digunakan oleh pengguna Facebook.  Empat ekspresi yang paling sering digunakan adalah ‘haha’, selanjutnya adalah emoji, beberapa variasi ‘hehe’ kemudian diikuti dengan ekspresi klasik ‘lol’.

‘Haha’ sendiri adalah ekspresi yang paling umum digunakan dengan komposisi lebih dari setengahnya. Jelasnya, sebanyak 51,4% pengguna Facebook menggunakan ekspresi ini.

“Sebagian pengguna tahu jika tertawa akan menjadi hal yang sangat umum, 15 persen pengguna Facebook lebih suka tertawa dalam posting atau komentar mereka,” ujar Facebook dalam postingnya seperti yang diungkap laman detik.com.

Penelitian ini dibatasi hanya pada postingan serta komentar di Facebook dan tidak pada pesan yang dikirim melalui Facebook Messenger. Walaupun mereka mengumpulkan data dari seluruh dunia, Facebook mencoba fokus pada tawa dan emoji yang berasal dari bahasa Inggris saja

Tim riset Facebook juga menemukan berbagai fenomena menarik dan unik dalam penelitian yang mereka lakukan. Contohnya, perempuan lebih cenderung tertawa dengan menggunakan emoji sementara orang-orang di bagian selatan Amerika Serikat senang tertawa dengan menggunakan ‘lol’, Beda lagi dengan mereka yang tinggal di wilayah pesisir Amerika Serikat, mereka senang tertawa dengan menggunakan ekspresi ‘haha’ atau ‘hehe’.

Selain itu, sebuah studi Facebook menunjukkan cara ekspresi tertawa di media sosial punya hubungan dengan usia. Menurut para analis, penggunaan cara tertawa ‘hehe’ mengacu pada ekspresi kekanakan. Menariknya, median usia pengguna emoji dan ‘haha’ justru lebih kecil dibandingkan ‘hehe’ untuk rentang usia pengguna Facebook yang berkisar antara 13 tahun hingga 70 tahun.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top