Tech & Auto

Kontroversi Pelat Nomor Khusus Anggota DPR

Kontroversi Pelat Nomor Khusus Anggota DPR

Pelat nomor khusus anggota DPR digunakan untuk kendaraan dinas, bahkan kini beberapa anggota DPR RI sudah menggunakannya. Pelat nomor tersebut memiliki ciri khusus yang berbeda dengan pelat nomor kendaraan lain yang sebelumnya telah beredar di Indonesia. Pada pelat nomor khusus tersebut juga disertai dengan logo DPR RI.

Namun penggunaan pelat nomor khusus ini malah menimbulkan kontroversi. Banyak masyarakat yang tak mendukung adanya pelat nomor khusus bagi anggota DPR RI tersebut. Sementara, Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, membenarkan penggunaan pelat nomor khusus tersebut. Ia mengataan, pelat nomor khusus itu digunakan agar lebih mudah dipantau.

Lihat Juga: Pro-Kontra DPR Tanggapi Foto Jokowi-Ma’ruf di Ruangan KPK

“Jadi mudah dikenal anggota mana bukan. Di jalan raya dapat dipantau jika kemudian terdapat mobil yang melakukan pelanggaran,” tutur Dasco.

Selain itu, Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR-RI juga mengatakan hal serupa. Ia menuturkan pelat nomor khusus DPR tersebut hanyalah sebagai penanda.

“Sama seperti kendaraan kementerian, lembaga lain telah mempunyai pelat nomor sendiri. Kemenhan mempunyai sendiri, Polri juga punya yang penting sesuai dengan peraturan. Jadi kepentingannya mengetahui sebagai kendaraan anggota DPR, sama dengan kedutaan dan lembaga lain. Asal sesuai dengan mekanisme serta peraturan yang terdapat di lembaga masing-masing,” tutur Sahroni.

Digunakan Seluruh Anggota DPR RI

Melihat dari Surat Telegram Kapolri Kapolri No. STR/164/III/YAN/1.2./2021, pelat nomor khusus ini digunakan oleh kendaraan seluruh anggota DPR. Namun saat ini baru sebagian anggota DPR RI yang telah mendapat pelat nomor khusus tersebut.

“Ini digunakan oleh semua anggota DPR RI. Tetapi sekarang ini memang baru sebagian anggota, namun nanti semua anggota DPR bakal memakainya,” kata Sahroni seperti diktip detikOto Senin (24/5/2021).

Lihat Juga: Jokowi Digugat Mundur, Anggota DPR Angkat Suara

Diperuntukkan Bagi Mobil Pribadi Anggota DPR RI

Pelat nomor khusus itu bukanlah dipasang pada kendaraan dinas.

“Ini (pelat nomor khusus) mobil pribadi yang terdaftar di Sekretariat DPR-RI,” ucap Sahroni.

Walau demikian, ia menjelaskan ketika anggota DPR tersebut tak lagi menjabat, pelat nomor khusus itu akan diserahkan kembali ke nagara.

“Ketika telah tak menjabat bakal dikembalikan ke negara sebab itu yang mendapat hanya yang mempunyai Perpres sebagai anggota DPR RI,” jelas Sahroni.

Ia juga menuturkan, pelat nomor tersebut memiliki masa berlaku sama seperti pelat nomor lainnya, yaitu 5 tahun.

Pelat Nomor Khusus Anggota DPR Ditakutkan Jadi Anti-Tilang

Edison Siahaan, pengamat lalu lintas yang juga Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), mengatakan tidak ada urgensinya anggota DPR memakai pelat khusus tersebut. Mahal, ia khawatir penggunaan pelat khusus itu membuat anggota DPR yang melanggar lalu lintas tidak ditilang.

“Tak ada alasan yang urgent sehingga DPR kudu memakai pelat kendaraan khusus, selain hanya untuk menghindari dari tindakan polisi ketika melanggar peraturan lalu lintas. Apalagi kini sistem tilang telah menggunakan sistem ETLE (tilang elektronik),” tutur Edison seperti dikutip dari laman detikcom, Senin (24/5/2021).

“Harusnya pemilik kendaraan itu menjadi teladan, tapi malah dengan pelat nomor khusus tersebut banyak yang meras kebal humum serta bertambah arogan,” sambungnya.

To Top