Tech & Auto

Melintasi Jalanan Yang Tergenang Air dengan Kecepatan Tinggi Dinilai Berbahaya, Benarkah?

Melintasi Jalanan Yang Tergenang Air dengan Kecepatan Tinggi Dinilai Berbahaya

Saat ini, Indonesia memasuki musim hujan yang masih terjadi hingga awal tahun 2021. Untuk itu, bagi pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati. Pasalnya, saat hujan turun, jalanan pastinya tergenang air tetapi kita tidak tahu di bawah genangan air tersebut apakah strukturnya jalannya rata atau justru malah berlubang. Maka dari itu, salah satu hal yang harus diperhatikan saat mengendarai kendaraan dalam kondisi hujan adalah kecepatan kendaraan

Sebagian besar, masyarakat justru sering menambah kecepatan kendaraannya meskipun jalan dalam kondisi tergenang air. Padahal, perilaku tersebut dinilai sangat berbahaya dan harus dihindari oleh pengendara karena bisa menyebabkan hilangnya kestabilan saat mengendarai motor maupun mobil.

Bahaya saat melintasi jalanan yang tergenang air dengan kecepatan tinggi

Bahaya saat melintasi jalanan yang tergenang air dengan kecepatan tinggi

Ketika berkendara terutama di jalanan yang tergenang air dengan kecepatan tinggi, maka bisa saja akan terjadi sesuatu yang membahayakan seperti terjadinya gejala Aquaplaning. Aquaplaning atau yang biasa dikenal dengan Hydroplaning dapat dikatakan pada sebuah kondisi dimana ban kendaraan akan mengambang atau tidak sepenuhnya menyentuh tanah saat melewati jalanan karena tidak mampu menepis genangan air.

Kondisi tersebut bisa saja terjadi apabila pengendara mengendarai kendaraannya dalam kecepatan tinggi di tengah hujan maupun di jalanan yang tergenang air. Ban motor pada kendaraan yang dikendarai akan kehilangan cengkraman pada asal sehingga membuatnya mengambang. Pada situasi tersebut seringkali membuat pengendara kehilangan kendalinya sehingga menyebabkan pengendara terjatuh atau bahkan bisa terjadi sebuah kecelakaan. Tentunya hal ini sangatlah berbahaya bagi para pengendara.

Oleh karena itulah, saat memasuki musim hujan, pengendara harus lebih memperhatikan kondisi ban termasuk tekanan angin di dalam ban kendaraan. Pastikan jika tekanan ban sesuai dengan standar agar alur ban dapat berfungsi dengan baik untuk membelah air dan mengalirkan air keluar jalur ban sehingga ban tidak akan kehilangan cengkramannya. Hal itu dilakukan agar ban kendaraan tidak mudah kehilangan grip karena kondisi permukaan jalanan yang basah maupun tergenang air.  

Teknik mengerem kendaraan di jalanan yang tergenang air

Mengendarai kendaraan di jalanan yang basah maupun tergenang air tentunya membutuhkan teknik pengereman yang khusus dibandingkan di jalanan yang kering. Semua pasti mengetahui kondisi jalan saat maupun sebelum hujan membuat permukaan ban pada kendaraan dan aspal dilapisi air. Hal itu membuat cengkeraman ban ke aspal yang dalam kondisi basah menjadi tidak sempurna dibandingkan di aspal yang kering. Terlebih lagi jika melewati genangan air dimana menyebabkan permukaan ban naik ke atas permukaan air.

Untuk itu, sangat disarankan bagi pengendara untuk mengurangi kecepatannya di tengah hujan. Hal itu dilakukan agar dapat memberikan waktu untuk ban saat melakukan pengereman. Jika hanya digunakan untuk memperlambat kecepatan kendaraan maka sangat disarankan untuk menggunakan rem belakang saja. Namun, jika cengkeraman dari rem belakang dinilai kurang kuat, maka bisa dibantu dengan rem depan.

Saat pengereman, lakukan dengan lembut tidak boleh mendadak apalagi ekstrim. Itulah pentingnya merencanakan pengereman saat berkendara agar tidak tergelincir dari kendaraan.

Nah itulah ulasan yang bisa disampaikan bahwa melintasi jalanan yang tergenang air dengan kecepatan tinggi sangatlah bahaya. Untuk itulah, sangat disarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan di tengah hujan.

Baca Juga : Perbedaan Sistem Mobil Otomatis dan Semi-Otomatis

Kita tidak tahu di bawah jalanan yang tergenang air itu rata atau justru malah berlubang. Jika berkendara dengan kecepatan tinggi kemudian melewati jalanan berlubang, otomatis kita bisa terjatuh atau bahkan bisa terjadi sebuah kecelakaan. Untuk itu, berhati-hatilah saat berkendara apalagi dalam kondisi hujan yang sangat minim jarak pandang karena keluarga pastinya menunggu kalian agar sampai di rumah dengan selamat. Semoga bermanfaat.

To Top