Tech & Auto

Microsoft Office Dikabarkan Akan Lambat Di MacBook Terbaru, Pengguna Harus Bersiap-siap

Microsoft Office 2019 Microsoft 365

Salah satu aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan maksimal di MacBook yang menggunakan chipset M1 adalah Microsoft Office 2019 dan Office 365. Kita pastinya mengetahui bahwa Microsoft Office adalah perangkat lunak atau software buatan Microsoft yang dijalankan di bawah sistem operasi Windows maupun Mac OS X. Biasanya perangkat ini digunakan untuk kebutuhan perkantoran atau administrasi.

Apple bisa dibilang salah satu perusahaan teknologi yang besar dimana selalu saja menghadirkan produk-produk terbaru. Apple baru saja mengumumkan produk terbarunya yang masuk ke dalam jajaran “MacBook” yang dibekali dengan prosesor buatan dari Apple sendiri yaitu chip M1. MacBook yang dimaksud seperti MacBook Air 2020 dan MacBook Pro 13 Inch yang akan menggunakan chipset tersebut.

Chipset M1 buatan Apple ini dikabarkan menggunakan daya konsumsi yang kecil namun kualitas performanya yang kencang. Arsitektur yang digunakan di chipset tersebut berbeda dari sebelumnya, bahkan juga berbeda dengan chipset-chipset yang ada di pasaran. Karena perbedaan itulah, kabarnya chipset M1 tersebut membuat salah satu aplikasi atau perangkat lunak tidak bisa berjalan secara maksimal atau lambat.

MacBook terbaru yang dibekali dengan M1 yang katanya akan membuat kinerja dari Microsoft Office 2019 dan Office 365 lambat sehingga ketika membukanya aplikasi tersebut tentunya akan mengalami proses loading yang lama. Setidaknya membutuhkan waktu 20 detik ketika pertama kali membuka aplikasi tersebut. Hal itu juga berlaku untuk aplikasi-aplikasi yang ada di dalam Microsoft Office 2019 seperti Microsoft Word, Excel, OneNote, PowerPoint, Publisher, Outlook, dan Access.

Microsoft 365

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com dari blog resmi Microsoft, Senin, (16/11/2020) “Proses untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang ada di dalam Microsoft Office ini akan membutuhkan waktu yang lebih lama terutama ketika membuka untuk pertama kalinya.”

Perlu diketahui bahwa aplikasi-aplikasi besutan Microsoft yang ada di dalam MS Office 2019 dan Microsoft 365 sudah bisa dijalankan di MacBook terbaru buatan Apple yang menggunakan prosessor terbarunya yaitu Apple Silicon atau M1. Microsoft Office yang terpasang di MacBook terbaru nanti akan berjalan lebih lambat dibandingkan dengan MacBook lainnya yang menggunakan prosesor buatan Intel.

Meskipun demikian, lambatnya kinerja dari MS Office ini hanya akan dialami oleh pengguna MacBook yang dibekali dengan chip M1 yang pertama kali menjalankan Microsoft 365 ataupun Microsoft Office 2019. Selanjutnya, aplikasi akan normal kembali ketika membukanya. Hal itu menandakan bahwa lambatnya proses loading Office hanya ketika pertama kali di buka. Selanjutnya, jika dibuka untuk kedua kali, ketiga kali, dan seterusnya, proses loading ketika membuka aplikasi bisa dipastikan akan berjalan dalam waktu yang lebih singkat.

Hal ini seperti yang diungkap oleh pihak Microsoft yang mengatakan “Setelah (proses translation) yang kedua kalinya, aplikasi akan bisa dijalankan dengan waktu yang lebih cepat dibandingkan saat pertama kali membukanya”.

Lamanya proses tersebut sangatlah wajar karena adanya teknologi dari sebuah software sistem yang belum optimal bernama Rosetta 2. Jadi bisa dikatakan wajar jika aplikasi-aplikasi yang masuk ke dalam Microsoft Office memiliki proses loading yang lama daripada biasanya saat membuka aplikasi.

Proses translation sendiri dikabarkan membutuhkan waktu hingga kurang lebih 20 detik. Meskipun proses membutuhkan waktu yang cukup lama hanya untuk membuka aplikasi, namun adanya teknologi ini diklaim tidak akan mengubah ataupun menghilangkan semua fitur yang tersedia di MS Office sebelumnya.

Kinerja Microsoft Office di MacBook terbaru melambat itu bisa dikatakan disebabkan oleh sistem perlu menghasilkan beragam kode yang bisa digunakan aplikasi tersebut bisa dijalankan di prosesor Apple Silicon atau M1 dengan optimal.

Lamanya proses tersebut bisa dibilang wajar karena MacBook terbaru ini menggunakan arsitektur yang berbeda sehingga pengembang masih belum memaksimalkan kinerja dari aplikasi buatan mereka baik itu Microsoft Office 2019 maupun Office 365.

Beragam aplikasi yang awalnya berjalan dengan cepat dalam proses loading di perangkat Mac berbasis Intel dengan prosesor berasitektur x86 tentunya membutuhkan waktu untuk penyesuaian terlebih dahulu. Hal itu dimaksudkan agar ketika berjalan di perangkat yang menggunakan chipset M1 dapat berjalan dengan normal.

Selain itu, Microsoft sendiri kabarnya akan menambahkan dukungan yang lebih baik lagi agar Microsoft Office 2019 dan Office 365 dapat berjalan dengan optimal di MacBook keluaran terbaru tanpa adanya kelambatan dalam proses apapun.

Nah itulah informasi mengenai Microsoft Office yang kabarnya akan “lemot” di MacBook terbaru Apple. Semoga apa yang diulas di dalam tulisan ini memberikan manfaat bagi kalian terutama bagi pengguna MacBook.

Dengan adanya tulisan ini setidaknya memberitahukan kepada pengguna yang telah memutuskan untuk membeli produk MacBook terbaru tersebut seperti MacBook Air 2020 maupun MacBook Pro 13 Inch yang menggunakan chipset M1 bahwa ada salah satu aplikasi yang akan mengalami penurunan kinerja di produk MacBook terbaru Apple sehingga pengguna harus bersiap-siap agar nantinya tidak kaget dengan kondisi lamanya proses loading ketika membuka Microsoft Office.

To Top