Pengertian MCB : Ukuran dan Fungsi

MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah alat yang berfungsi untuk memutus hubungan listrik yang bekerja secara otomatis apabila ada arus atau beban lebih yang melebihi kapasitas nominal dari MCB tersebut.

misalnya jika terjadi short circuit atau hubung pendek atau konslet (karena pada saat terjadi short, arus listrik akan melonjak naik), maka MCB akan jatuh / trip atau mati dengan sendirinya atau secara otomatis.

Sebagai pembatas beban, MCB dipasang bersama KWH meter dan disegel oleh PLN biasanya bertuas warna biru. Sedangkan untuk pengaman instalasi listrik di dalam alat ini bertugas menggantikan sekring biasanya warna hitam pada tuasnya. Untuk pengoperasiannya sangat sederhana yakni menggunakan tuas naik (on) dan turun (off).

Ukuran MCB yang Tersedia Di Pasaran

Ukuran MCB sama seperti sekring ada 2Ampere, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A dan 63A. MCB terdapat berbagai jenis tipe untuk berbagai macam kebutuhan pemutusan arus listrik. Menurut phasa, ada 1phasa, 2phasa, 3phasa, dan menurut jenis peralatan yang akan diproteksi misal: instalasi motor 3phasa, instalasi tenaga, dan lain-lain, masing-masing berbeda jenis dan ratingnya.

Sebenarnya bisa dibuat berapa saja besar Ampere MCB yang ingin kita gunakan tapi harus dibuat khusus untuk ukuran tersebut, dan untuk ukuran MCB yang biasa dibuat di pabrik atau yang tersedia di pasaran adalah MCB dengan ukuran 2 Ampere, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A dan 63A.

Baca Juga : Pengertian Solder : Cara, jenis, Logam dan Proses Penyolderan dengan Flux

Itu yang dijual di pasaran atau yang biasa dibuat di pabrik, misalnya Lopers mau pakai MCB ukuran 12 A, jika dicari di pasaran tidak akan tersedia, maka untuk itu kita perlu memesan khusus ke pabrik MCB untuk dibuatkan MCB ukuran 12 A, tentu biayanya sedikit lebih mahal, kira-kita begitu logikanya,

This website uses cookies.