Tech & Auto

Penyebab Baterai Handpone dan Laptop Cepat Habis

Penyebab Baterai Handpone dan Laptop Cepat Habis

Baterai laptop atau smartphone cepet habis? banyak keluhan pemilik gadget tentang baterai cepat panas juga saat charging.

Lalu apa penyebab baterai cepat habis?. Begitu tergantungnya kita akan perangkat gadget selalu menemani kita sepanjang hari, seolah gadget menjadi sebuah peralatan wajib bagi kita melakukan aktifitas.

Jika peralatan gadget tersebut mengalami masalah, terutama dengan kondisi baterai yang mudah sekali habis daya, maka tentu membuat kegiatan kita menjadi tertunda.

Lopers memberikan suatu pemahaman mengenai penyebab baterai pada perangkat gadget kita sering sekali cepat habis dayanya. Mari kita simak, agar kita dapat merawat perangkat satu ini terutama kondisi baterai yang terpasang agar lebih awet.

Apa saja jenis baterai di pasaran ?

Penyebab Baterai Handpone dan Laptop Cepat Habis
Sejarah Baterai

Ada beberapa jenis batere yang kita kenali, dan masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Di antaranya, NiCd (nickel Cadmium), NiMH (nickel Metal hydrdride), Li-Ion (lithium Ion), dan Li-Polymer. Untuk bisa membuat batere tersebut awet, masing-masing jenis ada kiat-kiat tersendiri.

NiCd – Batere jenis ini merupakan generasi pertama. Berkapasitas besar, cocok buat ponsel lama yang bertenaga besar. Sesuai dengan ukuran dan kapasitasnya proses pengisian ulangpun cukup merepotkan. Misalnya pengisian ulang harus dilakukan pada saat dayanya benar-benar habis. Karena batere NiCd memlilki memory effect, semakin lama kapasitasnya akan menurun jika pengisian belum kosong benar.

Baterai NiMh 

Generasi selanjutnya adalah NiMh. Batere isi ulang ini masih memiliki memori effect namun hanya bersifat sementara. Jadi lebih flexible ketimbang jenis NiCd. Untuk pengisian ulang tak perlu menunggu benar-benar habis. Namun hal ini hanya berlangsung sementara, saat habis isi kembali dan kemampuannya akan normal lagi.

Baterai Li-Ion 

etimbang dua generasi sebelumya, tipe ini tak lagi memiliki memory effect. Jadi kita bisa mengisi ulang batere ini tak perlu menunggu habis. Batere Li-Ion memiliki “life cycle” (siklus hidup) yang lebih pendek. Bahkan apabila dicas berlebihan batere Li-Ion akan menurunkan kemampuannya, ketimbang NiCd atau NiMh.

Baterai Lithium Polymer

Ini generasi paling baru batere isi ulang. Selain ramah lingkungan, keunggulannya di atas batere Li-Ion. Untuk perawatan batere Lithium Polymer, tak jauh beda dengan batere Li-Ion. Namun penanganannya harus ekstra hati-hati. Mengingat sifatnya yang “liquid” dengan tekanan yang cukup keras bisa menyebabkan bentuk batere berubah. Kelemahan Lithium Polymer mengharuskan kita mengisi ulang batere jangan sampai menunggu ponsel mati dengan sendirinya. Atau sebisa mungkin saat ponsel memberikan peringata lemah. Jika tidak ponsel akan susah diaktifkan karena batere belum pulih sepenuhnya.

Apa penyebab baterai cepat habis ?

Penyebab Baterai Handpone dan Laptop Cepat Habis

Jika anda mengalami hal ini dan terlalu sering, mungkin anda perlu untuk memeriksa beberapa kemungkinan yang mungkin mengganggu penggunaan baterai ponsel anda. Misalnya seperti adanya aplikasi yang mengganggu, kerusakan pada baterai, ponsel, atau bahkan charger. Bisa juga ada aplikasi yang menyusup ke ponsel anda, dan mengacaukan penggunaan baterai di ponsel anda. Semua kemungkinan ini tentunya ada, dan semuanya memiliki resiko yang sama. Baterai rusak, dan anda harus menggantinya. Berikut beberapa penyebab baterai anda cepat habis :

Aplikasi Nakal di Ponsel Anda

aplikasi jahat pada ponsel

Kemungkinan pertama adalah adanya aplikasi nakal di ponsel anda, yang tentunya merusak kinerja ponsel dan mengakibatkan konsumsi daya jadi tidak terkontrol. Penyebabnya bisa asa saja. Bisa adanya virus, aplikasi tersebut rusak, adanya bug pasca mengupdate aplikasi dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi hal ini, anda perlu masuk ke Setting > Battery. Disana anda akan menemukan list dari data penggunaan baterai di ponsel anda. Carilah aplikasi yang mengkonsumsi daya berlebihan, jika anda menemukannya, matikan secara paksa.

Layar Ponsel Anda yang Menghabiskan Baterai – Dulu, layar ponsel memang hanya mengkonsumsi sekitar 15% saja dari total daya baterai. Namun lain lagi ceritanya dengan saat ini. Semakin maju teknologi layar, semakin baik hasil yang ditampilkan, maka semakin banyak pula daya yang dikonsumsi. Untuk layar IPS dengan resolusi QHD saja, daya yang dikonsumsi bisa lebih dari 20%.

Solusinya, kurangi penggunaan daya berlebih pada layar. Kurangi kontras, brightness dan lain sebagainya. Kurangi penggunaan daya berlebih pada layar ponsel.

Baterai yang Sudah Tua dan Rusak

baterai rusak

Jika proses habisnya baterai ponsel anda sedikit ekstrim, semisalnya beberapa jam setelah diisi ulang langsung habis, dan anda yakin bukan dua hal sebelumnya peyebabnya, maka mungkin baterai di ponsel anda yang sudah rusak. Hal ini tidak jarang terjadi, terutama pada ponsel dengan usia lebih dari setahun atau dua tahun. Ada pula kerusakan baterai yang disebabkan tegangan listrik yang kurang stabil saat mengisi ulang dan lain sebagainya.

astikan dahulu baterai ponsel anda benar-benar bermasalah. Jika sudah yakin, maka solusi yang bisa diambil adalah dengan mengganti baterai ponsel anda. Jika baterai di ponsel anda dapat dilepas atau removeable, maka ini bukanlah masalah. Ganti saja baterainya. Namun jika non-removeable, maka sebaiknya anda ganti di tempat service resmi vendor ponsel tersebut. Jangan sembarangan, terlebih jika garansinya masih berlaku.

System Android yang Bermasalah

android system bermasalah
Android Crash

Ada kalangya, sistem Android baru tidak terlalu kompertibel dengan perangkat anda. Sehingga setelah diupgrade (misal dari KitKat ke Lolipop), maka ponsel akan mengalami masalah, dengan masalah daya sebagai salah satunya. Sistem Android sendiri harusnya hanya memangkas sekitar 25% dari daya yang ada. Tidak lebih, dan ketika berlebihan atau lebih dari angka tersebut, maka mungkin sistem bermasalah.

Solusinya mungkin hanya satu. Yakni Downgrade saja sistem Android di ponsel anda, ganti dengan sistem yang berjalan lancar sebelumnya.

Layanan Google Play

Layanan Google Play
Google Play

Ada kalanya layanan Google Play ini mengakibatkan beberapa masalah termasuk masalah baterai. Namun sayang, tidak seperti masalah aplikasi sebelumnya, anda tidak bisa mencopot atau menghentikan layanan ini seenak udel anda. Karena layanan ini terhubung dengan aplikasi dan fitur Android lain di ponsel anda.

Solusi yang bisa anda ambil mungkin dengan membersihkan cache yang ada. Caranya masuk ke Setting > Applications > All > Google Play Services. Lalu tap pada tombol Clear Cache. Cara ini mungkin takan bertahan lama, dan tidak bisa dilakukan sekali saja. Lakukanlah secara rutin minimal sebulan sekali.

Baca Juga : Hal yang membuat Baterai Ponsel Cepat Rusak

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top